Suzuki Pamerkan Konsep Angkot Modular, Bisa Disesuaikan Kebutuhan Konsumen

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
Konsep angkot dari Suzuki Carry di GIICOMVEC 2026.Konsep angkot dari Suzuki Carry di GIICOMVEC 2026. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memamerkan konsep kendaraan pikulan kota (angkot) terbaru di pameran unik mobil niaga GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2026.

Suzuki mengeklaim, konsep angkot ini dirancang lebih fleksibel. Model ini diharapkan bisa menjadi solusi transportasi publik sekaligus kendaraan komersial masa depan.

4W Deputy Managing Director PT SIS, Donny Ismi Saputra, mengatakan Suzuki telah lama berkontribusi di sektor kendaraan niaga di Indonesia. Salah satu model andalannya adalah Suzuki New Carry nan telah digunakan oleh jutaan pelaku usaha.

Konsep angkot dari Suzuki Carry di GIICOMVEC 2026.Konsep angkot dari Suzuki Carry di GIICOMVEC 2026. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

“Kami Suzuki selama lebih dari 50 tahun telah mendampingi para pelaku upaya melalui produk kami. Salah satunya adalah New Carry nan menjadi mitra setia jutaan wirausahawan nan ada di Indonesia,” buka Donny di Kemayoran, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Terkait model angkot nan dipamerkan, Donny menegaskan bahwa kendaraan tersebut tetap sebatas konsep. Tujuannya untuk menjaring masukan dari publik sebelum masuk tahap produksi lebih lanjut.

“Sebetulnya ini tetap dalam tahap konsep. Jadi kami menawarkan konsep angkot alias kendaraan komersial, maupun kendaraan penumpang, maupun kendaraan transportasi baru,” kata dia.

Konsep angkot dari Suzuki Carry di GIICOMVEC 2026.Konsep angkot dari Suzuki Carry di GIICOMVEC 2026. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

Ia menjelaskan, kehadiran model ini juga menjadi sarana bagi Suzuki untuk memahami kebutuhan pasar. Terutama dari sisi kreasi dan fungsionalitas kendaraan nan relevan dengan kondisi transportasi saat ini.

“Dengan model baru, dengan harapan, kenapa kami display hari ini, kami mendapatkan input alias masukan berangkaian dengan kreasi dan fungsionalitas nan ada nan saat ini kami display,” ujarnya.

Lebih lanjut, Suzuki mau mengetahui respons pengguna terhadap konsep kendaraan tersebut. Hal ini penting, terutama untuk kendaraan nan bakal digunakan sebagai transportasi publik.

Konsep angkot dari Suzuki Carry di GIICOMVEC 2026.Konsep angkot dari Suzuki Carry di GIICOMVEC 2026. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

“Bagaimana dari respon para pengguna, khususnya untuk kendaraan-kendaraan nan bakal digunakan sebagai transportasi publik dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Dari sisi konsep, kendaraan ini mengusung kreasi modular. Artinya, satu platform bisa dikembangkan menjadi beragam jenis kendaraan sesuai kebutuhan.

“Secara konsep, sebetulnya ini bentuknya adalah modular, tidak hanya bisa menjadi angkot, tapi juga bisa menjadi model-model lain,” jelasnya.

Konsep modular ini diklaim mempunyai sejumlah keunggulan. Salah satunya adalah proses produksi nan lebih sigap dibandingkan model konvensional.

Konsep angkot dari Suzuki Carry di GIICOMVEC 2026.Konsep angkot dari Suzuki Carry di GIICOMVEC 2026. Foto: Fitra Andrianto/kumparan

“Kenapa kita berkonsep seperti ini? nan pertama adalah pengerjaannya nan kami harapkan lebih cepat,” ujarnya.

Selain itu, kendaraan ini juga dirancang mempunyai durabilitas nan lebih baik serta efisiensi bahan bakar nan lebih optimal. Hal ini didukung penggunaan material nan lebih ringan.

“Yang kedua adalah secara durabilitas menjadi lebih baik. Kemudian nan ketiga adalah efisiensi bahan bakar. Ini kita bisa tekan lantaran penggunaan material nan lebih ringan dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Keunggulan lain dari konsep ini adalah elastisitas tinggi dalam menyesuaikan kebutuhan konsumen. Baik untuk pikulan umum, kendaraan komersial, maupun kebutuhan lain.

“Dan nan terakhir lantaran ini tailor-made, kami bisa beradaptasi dengan kebutuhan konsumen secara cepat. Baik itu untuk kendaraan angkot, maupun untuk kendaraan komersial, ataupun dalam corak nan lain,” tuntasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan