Jakarta, CNN Indonesia --
Hasil survei lembaga Poltracking Indonesia mencatat program makan bergizi cuma-cuma (MBG) menjadi penopang utama tingkat kepuasan publik terhadap keahlian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
"Alasan publik puas terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran, 23 persen itu disokong oleh kepuasan terhadap MBG," kata Peneliti Utama Poltracking Indonesia Masduri Amrawi dalam paparan rilis, Senin (13/4).
Kemudian, menyusul setelah MBG, ada support nan dinilai tepat sasaran sebesar Rp13,8 persen dan kepemimpinan tegas dan berkarisma 10,2 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masduri menilai di tengah kontroversi dan perbedaan pandangan berangkaian dengan program MBG, rupanya oleh publik secara umum mendapatkan perhatian nan cukup baik.
Selain menopang kepuasan, MBG juga menjadi program nan paling dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dengan tingkat pengakuan mencapai 36,5 persen, melampaui sejumlah program prioritas lain seperti support subsidi bayaran (BSU), jasa kesehatan gratis, Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).
74,9 persen puas ke Prabowo
Selain itu, survei juga merilis sebanyak 74,9 persen responden mengaku puas dengan kinerja Prabowo.
Angka tersebut merupakan akumulasi dua level kepuasan, masing-masing 9 persen mengaku sangat puas dan 65,9 persen mengaku cukup puas. Survei mengusulkan pertanyaan kepada responden," Bagaimana penilaian Bapak/Ibu/Saudara terhadap keahlian Prabowo Subianto sebagai Presiden saat ini?"
"Jadi ini adalah kepuasan individual terhadap keahlian Presiden RI, sebagaimana terekam dalam info ini, sebanyak 74,9 persen publik itu merasa puas terhadap keahlian Prabowo," ujar Masduri Amwari.
Dari jumlah itu, sebesar 23,5 persen nan merasa tidak puas terhadap keahlian individual Prabowo. Rinciannya, sebanyak 21,3 persen memangku kurang puas, dan 2,2 persen mengaku sangat tidak puas.
Sementara, untuk tingkat kepuasan terhadap keahlian Presiden dan Wakil Presiden, angkanya sedikit lebih mini ialah 74,1 persen. Rinciannya, sebanyak 7,6 persen mengaku sangat puas dan 66,5 persen merasa cukup puas.
Dari jumlah itu, sebanyak 24,1 persen merasa tidak puas. Rinciannya, 21,4 persen mengaku kurang puas, dan 2,7 persen sangat tidak puas.
Survei Poltracking digelar sepekan pada 2-8 Maret 2025 terhadap 1.220 responden nan tersebar di seluruh provinsi dengan wawancara tatap muka.
Responden dipilih secara random dengan metode multistage random sampling, dengan margin of error survei +/- 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
(thr/dal)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·