Jakarta, CNN Indonesia --
Wacana pemotongan gaji pejabat belum final. Pemerintah bakal mematangkan kembali rencana pemotongan penghasilan pejabat dalam rangka penghematan anggaran imbas eskalasi bentrok di area Teluk itu.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan wacana tersebut tetap bakal dirapatkan dalam beberapa hari ke depan. Ia menyebut belum ada keputusan final pemerintah berangkaian dengan wacana tersebut.
"Untuk konsep-konsep itu bakal dirapatkan dalam beberapa hari ini, kelak kita lihat, belum ada keputusan apapun," kata Teddy di Jakarta, Selasa (17/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wacana pangkas penghasilan pejabat sebelumnya disampaikan Presiden RI Prabowo Subianto.
Ia menyinggung beberapa opsi dalam melakukan penghematan di tengah bentrok di area Teluk, salah satunya pengurangan penghasilan personil kabinet dan DPR.
Eskalasi bentrok di Timur Tengah memanas buntut penyerangan Israel-AS ke Iran. Salah satu pengaruh daripada serangan itu adalah ditutupnya Selatan Hormuz nan mengakibatkan nilai minyak mentah bumi melonjak.
Beberapa negara pun melakukan penghematan penggunaan BBM. Salah satunya Filipina nan menerapkan hari kerja menjadi empat hari.
Terpisah, Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan pemerintah melakukan kajian secara lebih dalam ihwal wacana tersebut.
"Sedang kita detailkan kajiannya," kata Mensesneg Prasetyo Hadi di Kementerian Pertahanan, Jakarta.
(mnf/ugo)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·