Tim SAR campuran sukses mengevakuasi seluruh korban jatuhnya helikopter H130. Helikopter PK-CFX itu jatuh di area Kecamatan Nanga Taman, Desa Tapang Tingang, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Jumat (17/4).
Seluruh jenazah sukses keluarkan dari badan helikopter. Selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkari Pontianak untuk diidentifikasi.
"Jenazah dibawa dari letak menggunakan ambulans menuju ke Kompi B Yonif 642 untuk dijemput dengan helikopter Super Puma dari Lanud Supadio, nan selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Pontianak," kata Kabid Humas Polda Metro Kalimantan Barat, Kombes Pol Bambang Suharyono, saat dikonfirmasi, Jumat (17/4).
Suharyono mengatakan, tim SAR campuran sudah sukses menemukan badan helikopter berbareng dengan 8 penumpang dan kru sejak Kamis (16/4) malam. Melihat kondisi cuaca nan tidak menentu, akhirnya diputuskan pemindahan jenazah langsung dilakukan saat itu juga.
"Segera dievakuasi dikarenakan cuaca pada siang hari menurut Basarnas tidak memungkinkan untuk dilakukan pemindahan dan tidak ada area lapang nan memenuhi syarat untuk helikopter mendarat," jelas dia.
Seluruh jenazah sukses dikeluarkan dari helikopter pada pukul 02.30 WIB dan dibawa menuju Posko Hulu Peniti.
"Jarak dari TKP ke letak Posko sekitar 2.5 jam melangkah kaki dengan kondisi gelap, jalan licin curam, dan berbatuan," sebut Bambang
Jenazah pun tiba di Posko Hulu Peniti pukul 04.52 WIB. Lalu jenazah pun dibawa menuju Kompi B Yonif 642 menggunakan delapan mobil ambulans. Berikutnya jenazah dijemput menggunakan helikopter untuk dibawa ke RS Bhayangkara Pontianak.
Berikut 8 penumpang dan kru nan menjadi korban jatuhnya helikopter ini:
1. Marindra / Lk (Pilot) Pontianak
2. Harun Arasyid / Lk (Pilot) Pontianak
3. Patrick K / Lk Pontianak
4. Victor T / Lk Pontianak
5. Charles L / Lk Pontianak
6. Joko C / Lk Pontianak
7. Fauzie O / Lk Pontianak
8. Sugito / Lk Pontianak
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·