RS Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Alami Multiple Trauma

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta - Rumah Sakit (RS) Polri telah mengidentifikasi 10 korban kecelakaan kereta nan melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur. RS Polri mengungkap kondisi jenazah nan telah identifikasi tersebut.

"Jadi, dalam pemeriksaan kami, nyaris rata-rata penyelenggaraan pemeriksaan nan tadi, tipikalnya adalah nan kami sebut sebagai multiple trauma," kata Kadokpol Pusdokes Polri Brigjen Nyoman Eddy Purnama Wirawan dalam konvensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026).

Kondisi korban dominan luka di kepala dan dada. Ada juga nan alami patah tulang.

"Jadi ada patah tulang di beragam bagian tubuh, kemudian ada nan dominan di kepala, di dada, dan seterusnya, apalagi di personil tubuh nan lain," katanya.

Seperti diketahui, KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL nan sedang berakhir di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. Peristiwa itu berasal adanya taksi tertemper KRL lainnya di perlintasan nan tak jauh dari Stasiun Bekasi Timur.

Peristiwa itu mengakibatkan KRL di Stasiun Bekasi menunggu. KA Argo Bromo Anggrek kemudian datang dan menabrak dari belakang.

Total korban tewas akibat kecelakaan itu berjumlah 15 orang. Sepuluh orang di antaranya diidentifikasi di RS Polri.

Berikut identitas 10 jenazah nan teridentifikasi di RS Polri:

1. Tutik Anitasari (P/31)
2. Harum Anjasari (P/27)
3. Nur Alimantun Citra Lestari (P/19)
4. Farida Utami (P/52)
5. Vica Acnia Fratiwi (P/23)
6. Ida Nuraida (P/48)
7. Gita Septia Wardany (P/20)
8. Fatmawati Rahmayani (P/29)
9. Arinjani Novita Sari (P/25)
10. Nur Ainia Eka Rahmadhyna (P/32)

(ial/fca)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News