Rossa akhirnya mengambil langkah tegas terhadap oknum di media sosial nan diduga mencemarkan nama baiknya. Didampingi manajemen dan kuasa hukumnya, Rossa melaporkan total 78 akun atas dugaan tuduhan dan pencemaran nama baik ke Bareskrim Polri, pada Jumat (17/4).
Natalia Rusli selaku kuasa norma Rossa, mengungkap bahwa pelantun Hey Ladies itu juga bakal kembali melayangkan laporan ke Bareskrim pada Senin (20/4) mendatang.
Laporan tersebut berangkaian dengan dugaan penggunaan karya milik kliennya tanpa izin, mulai dari lagu, video, hingga foto. Natalia mengatakan, laporan baru ini bakal dibuat secara terpisah agar bisa memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai penggunaan karya orang lain di ruang digital.
"Video, foto, lagu, semua bakal kita laporkan lagi dengan laporan nan terpisah,” ujar Natalia.
Menurutnya, langkah norma ini bukan hanya untuk menindak pihak nan dianggap melanggar, tetapi juga sebagai pengingat bahwa penggunaan karya tanpa izin mempunyai akibat hukum.
Natalia menegaskan, penggunaan lagu, foto, maupun materi lain tanpa persetujuan pemilik, terlebih jika digunakan untuk menjatuhkan reputasi seseorang, telah diatur dalam undang-undang.
“Kalau kita memakai lagu orang tanpa izin, memakai foto orang, apalagi menjatuhkan reputasi seseorang dengan menyadur lagu, foto, dan buletin nan tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, itu ada undang-undangnya,” katanya.
Ia juga memastikan laporan tersebut bakal dilayangkan di Bareskrim Polri. Namun, untuk waktu pasti pelaporan, pihaknya tetap bakal mengabarkan lebih lanjut.
Sementara itu, Ikhsan Tualeka selaku perwakilan dari tim kuasa norma Rossa, menyebut kasus ini menjadi bagian dari upaya untuk menciptakan ruang digital nan lebih sehat.
Menurut Ikhsan, mereka mau memastikan jagat digital tidak dipenuhi konten nan merugikan individu, terutama public figure dan pekerja seni, serta tidak menyesatkan publik.
“Semua ini menjadi satu rangkaian utuh, bahwa kita tidak saja mau ada penegakan hukum, tapi kita mau memastikan bahwa jagat digital kita tidak disesaki oleh konten-konten nan merugikan,” ujar Ikhsan.
Ia juga menyinggung munculnya sejumlah video permintaan maaf dari pihak-pihak nan sebelumnya diduga menyebarkan konten terkait.
“Semalam ada banyak konten permintaan maaf sampai ada nan menangis. Mereka merasa tidak menyadari dampaknya bakal sejauh ini hingga akhirnya kudu berhadapan dengan hukum,” tutupnya.
Sebelumnya, Rossa mengalami kejadian enggak menyenangkan. Ia diduga difitnah, didiskreditkan, dan dijatuhkan harkat martabatnya. Foto dan musiknya juga digunakan dengan tidak bertanggung jawab oleh sejumlah pemilik akun media sosial
11 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·