QRIS wondr by BNI Bisa Dipakai di China, Transaksi Lintas Negara Semakin Mudah

Sedang Trending 52 menit yang lalu
Peluncuran Pusat Inovasi Pusat Digital Indonesia dan QRIS Antarnegara Indonesia-Tiongkok di Jakarta pada Kamis (30/4). Foto: Dok. BNI

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk alias BNI memperluas jasa pembayaran digital dengan menghadirkan fitur QRIS Cross Border di China melalui aplikasi wondr by BNI. Dengan fitur ini, pengguna BNI sekarang dapat bertransaksi di merchant nan terhubung dengan Alipay dan UnionPay hanya dengan memindai kode QR, tanpa perlu menukarkan duit tunai.

Peluncuran inisiatif tersebut dilakukan berbareng Bank Indonesia (BI) dan para penyedia jasa pembayaran, lembaga finansial non-bank, dan perbankan pada Kamis, 30 April 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas sistem pembayaran lintas negara. Acara tersebut turut dihadiri Gubernur BI Perry Warjiyo, Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong, serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno.

Senior Executive Vice President Network and Sales BNI, Sri Indira, mengatakan bahwa pengembangan fitur ini memberikan kemudahan transaksi bagi pengguna sekaligus mendukung integrasi sistem pembayaran global.

"Peluncuran ini menjadi langkah nyata BNI dalam mendukung ekosistem pembayaran digital nan semakin global. Kami mau memastikan pengguna dapat bertransaksi dengan mudah di mana pun, termasuk di China, sekaligus mendorong peningkatan transaksi visitor mancanegara di Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Melalui fitur tersebut, pengguna wondr by BNI dapat langsung melakukan pembayaran di beragam merchant di China nan telah terhubung dengan jaringan pembayaran digital setempat. Sebaliknya, visitor asal China juga dapat bertransaksi di merchant BNI di Indonesia menggunakan aplikasi pembayaran mereka nan telah terintegrasi dengan QRIS.

BNI menilai langkah ini menjadi tonggak krusial dalam memperkuat interkoneksi sistem pembayaran antara Indonesia dan China. Selain meningkatkan kemudahan transaksi lintas negara, fitur ini juga berpotensi mendorong peningkatan transaksi inbound, khususnya dari visitor China nan merupakan salah satu kontributor utama sektor pariwisata nasional.

Dari sisi industri, penguatan ekosistem pembayaran digital terus menunjukkan tren positif. Bank Indonesia mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 14,39 miliar transaksi pada triwulan I 2026, tumbuh 33,76% secara tahunan, seiring meningkatnya akseptasi digital di beragam sektor.

Ke depan, BNI berencana memperluas jangkauan QRIS Cross Border ke negara lainnya sebagai bagian dari strategi penguatan jasa digital global. Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan transaksi nasabah, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem ekonomi digital internasional.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan