Liputan6.com, Jakarta - Usai rapat kerja dengan personil Kabinet Merah Putih, Eselon I Kementerian dan Lembaga, serta para Dirut BUMN, saat menyalami Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Presiden Prabowo Subianto langsung memberikan perintah agar dapur-dapur alias SPPG nan tidak sesuai Juknis ditertibkan.
“Presiden perintahkan agar dapur-dapur nan jelek alias tidak mengikuti juknis ditertibkan,” kata Wakil BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik S Deyang pada Rabu, 8 April 2026.
Nanik juga melaporkan ke presiden bahwa dia terus melakukan suspend alias penutupan sementara untuk SPPG-SPPG nan tidak sesuai Juknis, menimbulkan kejadian luar biasa (KLB), termasuk juga jika ada mitra nan melakukan mark up nilai bahan baku serta memonopoli suplier, dan lain lain.
“Bagus lanjutkan terus,” kata Presiden sembari mengacungkan jempol seperti ditirukan Nanik.
Tak hanya memerintahkan penertiban SPPG, presiden juga meminta agar pemberian MBG diarahkan ke para penerima faedah nan memang kudu diperbaiki gizinya.
“Jadi jika anak-anak orang mampu, kan tidak memerlukan MBG lantaran orangtuanya sudah bisa memberi makanan bergizi nan baik di rumahnya,” jelas Nanik sembari menambahkan bahwa dia bakal membentuk tim untuk menyisir penerima MBG agar tepat sasaran dan tidak mubazir.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·