
Prabowo soal Krisis BBM: Banyak Negara Panik, Indonesia Masih Aman! (Foto: Tangkapan Layar)
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan kondisi Indonesia tetap relatif kondusif di tengah situasi dunia nan tengah bergolak nan membikin krisis BBM hingga pangan.
Prabowo menilai banyak negara saat ini menghadapi krisis dan kepanikan, terutama mengenai ketahanan pangan dan energi. Namun, Prabowo menegaskan Indonesia berada dalam posisi nan lebih aman.
"Saudara-saudara, perhatikan seluruh bumi dalam keadaan krisis, banyak negara sudah panik, kita tetap aman, kita swasembada pangan, pangan kita aman, BBM kita tetap aman," ujarnya Prabowo dalam peringatan May Day 2026 di area Monas, Jakarta, Jumat (1/5/2026).
Prabowo juga optimistis bahwa Indonesia tidak lama lagi bakal mencapai kemandirian energi, termasuk swasembada bahan bakar minyak (BBM). "Berapa tahun lagi kita tidak lama lagi kita bakal swasembada BBM, swasembada energi," janjinya.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah menargetkan Indonesia bakal mencapai swasembada daya pada akhir 2029. Meski begitu, dia memastikan pemerintah bakal bekerja sigap agar sasaran swasembada daya bisa segera dicapai.
Prabowo optimistis sasaran itu bisa segera tercapai apalagi Indonesia dikaruniai sumber nan luar biasa. Dia menegaskan tugas dari pemerintah adalah mengelola sumber daya alam nan ada dengan sebaik-baiknya.
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan prestasi Indonesia nan dinilai sebagai negara dengan ketahanan daya terbaik kedua di dunia, meski dinamika kondisi geopolitik dunia saat ini memengaruhi pasokan daya di beragam bagian dunia, termasuk Indonesia.
"Di tengah (kondisi) geopolitik itu melahirkan ketidakpastian terhadap seluruh pasokan daya global. Dalam kondisi seperti ini, kita kudu berterima kasih di bawah kepemimpinan Presiden Bapak Prabowo Subianto nan notabenenya adalah alumni TNI, Indonesia dinilai oleh JP Morgan itu menjadi negara terbaik kedua di bumi nan mempunyai ketahanan energi," ujar Bahlil dalam keterangan resmi, Rabu (29/4/2026).
53 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·