Jakarta, CNN Indonesia --
Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap 42 kasus peredaran narkotika jenis etomidate di wilayah Jakarta dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Dari puluhan kasus itu, turut disita 11 ribu cartridge nan diduga mengandung etomidate.
"Telah mengungkap 42 kasus, mengenai dengan penggunaan peralatan haram etomidate dengan jumlah tersangka sebanyak 63 orang dan telah menyita sebanyak 11.000 pcs catridge nan berisi etomidate," kata Dirresnarkoba Kombes Ahmad David dalam konvensi pers, Rabu (8/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari puluhan perkara itu, salah satu kasus nan menonjol pengungkapan letak pembuatan cartrdige vape mengandung etomidate di sebuah apartemen di Pluit, Jakarta Utara. Dalam pengungkapan ini, polisi menyita peralatan bukti berupa serbuk mengandung etomidate seberat 100 gram.
"Kemudian menangkap, mengamankan penduduk negara Tiongkok, berinisial HW, dan satu penduduk negara Indonesia, nan berkedudukan untuk meracik, ataupun membikin cartridge etomidate," ucap David.
Kemudian kasus menonjol kedua ialah pengungkapan peredaran etomidate di sebuah apartemen di Kalibata, Jakarta Selatan. Dalam pengungkapan itu, polisi menangkap tiga tersangka dan menyita 5.095 cartridge vape mengandung etomidate.
"Terkait dengan etomidate, syukur alhamdulillah, sekarang sudah masuk di dalam daftar golongan psikotropika, golongan dua, sudah masuk sehingga abdi negara penegak norma bisa melakukan tindakan tegas terhadap peredaran gelap maupun penyalahgunaan daripada narkoba jenis etomidate ini," tutur David.
Di sisi lain, secara keseluruhan Ditresnarkoba Polda Metro Jaya secara keseluruhan sukses mengungkap 1.833 kasus narkoba selama Januari-Maret 2026. Dari ribuan kasus itu, polisi menyita 721,01 kg peralatan bukti narkoba beragam jenis.
Secara rinci, peralatan bukti itu terdiri dari 115,84 kg sabu; 275,92 kg ganja; 26.593 butir ekstasi; 873.950 butir obat-obat berbahaya; 11 ribupieces cartridge vape nan berisi etomidate; 19,69 kilogram serbuk ekstasi; 7,63 kilogram tembakau sintetis; 4,5 kilogram serbuk bibit sintetis, 5.070 butir Happy Five; 16,2 kilogram ketamin; 96 balut Happy Water dan 1,02 kg kokain.
"Keseluruhan peralatan bukti nan kita sita, jika dikonversikan dengan nilai jual peralatan bukti di pasaran gelap, maka Polda dan polres jejeran Polda Metro Jaya telah menyita Rp 280 miliar dan telah menyelamatkan 5.173.407 nyawa masyarakat masyarakat Jakarta dan sekitarnya dari ancaman peredaran dan penyalahgunaan narkoba," ucap David.
Kemudian, dari 1.833 kasus tersebut, ada 2.485 tersangka nan ditangkap, terdiri dari 2.283 orang laki-laki, 202 orang perempuan, 14 orang WNA, dan tujuh orang berstatus anak di bawah umur. Para tersangka itu mempunyai peran beragam, mulai produsen, pengedar hingga pemakai.
"Peran masing-masing antara lain adalah sembilan sebagai produsen, kemudian 972 tersangka berkedudukan sebagai pengedar, dan 1.504 tersangka sebagai pemakai alias pecandu alias korban dari kejahatan itu sendiri," kata David.
(dis/ugo)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·