Petronas Malaysia Bakal Pasok Kelebihan BBM ke Australia

Sedang Trending 4 hari yang lalu
Ilustrasi logo petronas. Foto: Faiz Zaki/Shutterstock

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan pada Kamis (16/4), bahwa perusahaan daya milik negara, Petronas, bakal memprioritaskan pasokan kelebihan bahan bakar ke Australia, seiring kedua negara berupaya memperkuat ketahanan daya setelah gangguan akibat bentrok di Timur Tengah.

Mengutip Bloomberg, Anwar menyebut dirinya telah mendapatkan agunan dari Petronas mengenai perihal tersebut setelah melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mengenai peningkatan perdagangan sektor pertanian dan bahan bakar.

“Prioritas tetap untuk kebutuhan domestik... tetapi di sinilah pentingnya negosiasi antarnegara sahabat,” kata Anwar dalam konvensi pers usai pertemuan di kantornya di Putrajaya, ibu kota administratif Malaysia.

Anwar juga mengatakan Malaysia memerlukan mineral fosfat dari Australia, nan dapat ditukar dengan pasokan urea dari Malaysia ke Canberra.

Malaysia menjadi perhentian ketiga Albanese di Asia Tenggara dalam sepekan terakhir, setelah sebelumnya mengunjungi Singapura dan Brunei, di tengah upaya Australia memperkuat pasokan pangan dan energi.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengumumkan perombakan kabinet di Malaysia, Selasa (16/12/2025). Foto: Kantor Perdana Menteri Malaysia/HO/Antara

Albanese mengatakan pemerintahnya telah mengamankan tambahan 100 juta liter solar dari dua pengiriman, masing-masing dari Brunei dan Korea Selatan.

“Ini adalah nan pertama dari banyak pengiriman nan diharapkan, nan diamankan melalui kewenangan persediaan strategis baru pemerintah dengan support Export Finance Australia,” ujarnya.

Australia juga berkomitmen untuk tetap memenuhi perjanjian nan sudah ada dengan Malaysia meskipun terjadi gangguan, tambah Albanese.

Australia merupakan pemasok utama gas alam bagi Malaysia, nan mengimpor sekitar 20 persen kebutuhan domestiknya, serta pemasok gandum, daging domba, dan daging sapi.

Anwar dan Albanese juga menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman mengenai perdagangan daging legal antara kedua negara. Albanese mengatakan kesepakatan tersebut bakal meningkatkan ekspor daging merah Australia sekaligus mendukung ketahanan pangan Malaysia.

Malaysia nan kebanyakan penduduknya Muslim dikenal sebagai salah satu pemimpin dunia dalam pengolahan legal berkah standar sertifikasi nan telah mapan.

instagram embed
Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan