
Persija Jakarta menang tipis atas PSBS Biak. (Foto: Instagram/persija)
SLEMAN – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, tak senang timnya hanya meraih kemenangan tipis saat menghadapi PSBS Biak pada pekan ke-28 Super League 2025-2026. Meski sukses membawa pulang poin penuh, ahli strategi asal Brasil tersebut menilai skuad Macan Kemayoran tetap mengalami hambatan dalam aspek produktivitas di lini serang.
Persija Jakarta sukses menumbangkan PSBS Biak berkah gol sigap Maxwell Souza pada menit ke-7 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu 18 April 2026 malam WIB. Walaupun tampil sangat dominan sepanjang pertandingan, Macan Kemayoran hanya bisa menyarangkan satu gol ke gawang tim tuan rumah.
Usai laga, Souza memberikan apresiasi kepada PSBS Biak nan tetap tampil solid di tengah beragam masalah internal nan menyelimuti klub. Tim berjuluk Badai Pasifik itu dinilai menunjukkan organisasi pertahanan nan cukup disiplin sehingga menyulitkan anak asuhnya dalam mencari celah.
“Pada pertandingan ini terlihat hanya satu tim nan main. Kita tahu masalah nan dimiliki PSBS Biak. Jadi bisa dibilang mereka melakukan pekerjaan baik malam ini,” kata Souza dalam konvensi pers usai laga, dikutip Minggu (19/4/2026).
“Bisa dilihat gimana mereka main di lapangan, mereka sangat disiplin, menempatkan 10 pemain di separuh lapangan,” tambahnya.
Persija Jakarta vs PSBS Biak di Super League 2025-2026 (Foto: Instagram/@persija)
1. Evaluasi Skema Penyerangan
Selain aspek pertahanan berlapis tuan rumah, Souza secara terbuka menyoroti keahlian lini depannya. Ia mencatat bahwa para pemainnya seringkali mengambil keputusan nan kurang tepat ketika sudah berada di area berbahaya, nan mana perihal ini bakal menjadi konsentrasi pertimbangan tim ke depan.
“Tim kami terus mencoba, tapi sedikit kehilangan produktivitas untuk mencetak gol. Kami bisa sampai ke dekat gawang, tapi kami pilih mengangkat bola, crossing. Jadi semestinya kami bisa dapat solusi lebih baik di momen-momen itu,” sambung Souza.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·