“Data ini menegaskan bahwa kekerasan seksual berbasis digital menjadi ruang dan perangkat nan terus digunakan dan menunjukkan dimensi baru dan tren-nya terus menguat.
Oleh karenanya, Komnas Perempuan mendesak penanganan serius dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk lembaga pendidikan tinggi,” kata Komisioner Sondang Friskha Simanjuntak dalam keterangan resminya, Rabu (14/4).
Fenomena bystander laki-laki
“Dalam kondisi ini, laki-laki bisa terlihat permisif; bukan lantaran mendukung kekerasan, tetapi lantaran terjebak dalam loyalitas pertemanan, norma maskulinitas, dan tekanan sosial nan mendorong mereka tidak proaktif terasa lebih kondusif daripada bertindak,” imbuh Komnas Perempuan.
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·