Penyebab dan Cara Mengatasi Sakit Pinggang saat Hamil Muda

Sedang Trending 23 jam yang lalu
Ilustrasi mengandung muda. Foto: Shutter Stock

Sakit pinggang saat mengandung muda sering membikin ibu khawatir, terutama jika kehamilan baru diketahui. Padahal, keluhan sakit pinggang pada trimester pertama cukup umum terjadi lantaran tubuh sedang beradaptasi dengan perubahan besar sejak awal kehamilan.

Ya Moms, meski wajar terjadi, rasa nyeri bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Karena itu, krusial bagi ibu mengandung memahami penyebabnya agar bisa memilih langkah penanganan nan kondusif dan tahu kapan kudu memeriksakan diri ke dokter.

Penyebab Sakit Pinggang saat Hamil Muda

Ilustrasi mengandung sakit pinggang. Foto: Shutterstock

Pada awal kehamilan, tubuh memproduksi hormon relaksin dan progesteron nan membantu melonggarkan ligamen serta sendi panggul sebagai persiapan persalinan. Namun, perubahan ini juga bisa membikin area punggung bawah dan pinggang terasa nyeri.

Selain itu, rahim mulai membesar dan pusat gravitasi tubuh perlahan berubah. Otot perut nan menopang tulang belakang ikut meregang, sehingga punggung bawah bekerja lebih keras dan memicu sakit pinggang.

Mayo Clinic melansir, sekitar 50% ibu mengandung mengalami nyeri punggung bawah selama kehamilan alias setelah melahirkan. Keluhan ini lebih sering muncul pada trimester kedua, tetapi bisa dimulai sejak trimester pertama.

Cara Mengatasi Sakit Pinggang saat Hamil Muda

Beberapa langkah kondusif nan bisa dicoba untuk meredakan sakit pinggang saat mengandung muda antara lain:

1. Perbaiki postur tubuh

Berdiri tegak, bahu rileks, dan hindari membungkuk terlalu lama dapat mengurangi tekanan pada pinggang.

2. Tetap aktif bergerak

Jalan kaki ringan, peregangan unik ibu hamil, alias prenatal yoga dapat membantu menguatkan otot punggung.

3. Gunakan kompres hangat

Kompres hangat bersuhu rendah di area pinggang dapat membantu melemaskan otot nan tegang.

4. Tidur menyamping dengan bantal penyangga

Posisi tidur miring dengan bantal di antara dengkul dapat membantu menopang punggung dan panggul.

5. Hindari mengangkat beban berat

Jika perlu mengangkat barang, tekuk dengkul dan gunakan kekuatan kaki, bukan pinggang.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksa ke master jika sakit pinggang disertai perdarahan, demam, nyeri saat buang air kecil, kram hebat, alias nyeri sangat berat. Gejala tersebut bisa menandakan kondisi lain nan perlu penanganan medis.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan