Niko Prayoga
, Jurnalis-Selasa, 28 April 2026 |19:19 WIB

Evakuasi gerbong KRL di Stasiun Bekasi Timur (Foto: Niko Prayoga/Okezone)
BEKASI - Perjalanan kereta api di Stasiun Bekasi Timur tetap belum bisa melangkah normal hingga saat ini, khususnya untuk perjalanan kereta rel listrik (KRL). Hal itu dikarenakan proses pemindahan gerbong KRL nan ditabrak KA Argo Bromo tetap berjalan hingga sore ini.
Menurut pantauan Okezone, pada Selasa, 28 April 2026 sekitar pukul 17.30 WIB, terlihat buntang gerbong tersebut tetap tergeletak di samping rel. Meski hanya tergeletak di samping rel, jalur tersebut tetap belum bisa dilalui lantaran proses pemindahan nan tetap berlangsung.
Terlihat para petugas terus melakukan beragam proses pemindahan agar buntang gerbong bisa segera dipindahkan. Selain itu, satu lokomotif unik dengan gerbong datar juga telah disiapkan untuk mengangkut gerbong tersebut.
Sebelumnya, lokomotif KA Argo Bromo sendiri telah sukses dilepaskan dari gerbong KRL setelah terjepit sejak tragedi tabrakan malam tadi. Sementara Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, mengatakan perjalanan KRL melalui Stasiun Bekasi Timur saat ini tetap ditutup dan kereta hanya bisa beraksi sampai Stasiun Bekasi.
“Untuk sementara waktu sampai waktu nan bakal kami tentukan, Commuter Line alias KRL bakal ditutup dulu. Akan ditutup dulu dan stasiun jasa terakhir adalah Stasiun Bekasi,” kata Bobby saat diwawancarai di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·