Liputan6.com, Jakarta - Trotoar di sepanjang Stasiun Batuceper Kota Tangerang nan dijadikan parkiran liar membikin geram warga. Pasalnya, pejalan kaki tak lagi mendapat haknya dan terpaksa melangkah lewat jalan raya.
Dalam video tersebut, trotoar nan semestinya untuk pejalan kaki malah digunakan untuk parkiran motor pengguna KRL nan naik di Stasiun Batuceper. Seperti ada nan menjaga, motor-motor tersebut ditata rapih agar bisa muat banyak.
Dinas Perhubungan Kota Tangerang langsung menertibkan parkir liar nan ada di area Stasiun Batuceper, Kamis (9/4/2026). Parkir liar di Stasiun Batuceper kerap membikin arus lampau lintas di area tersebut tersendat.
Kepala Dishub Kota Tangerang Achmad Suhaely menyiagakan petugas sejak pukul 05.00 WIB untuk mencegah parkir liar nan menjamur di trotoar stasiun.
"Petugas telah disiagakan sejak pukul 05.00 wib untuk memperketat pengawasan. Dalam perihal ini, butuh kerjasama masyarakat juga, untuk tidak terulang. Yaitu, memarkir kendaraan di letak nan telah disiapkan di Park and Ride Terminal Poris Plawad,” kata Suhaely.
Dishub menyatakan tidak segan-segan untuk menindak tegas kendaraan nan tetap babil untuk melakukan parkir liar di sekitar letak tersebut. Beberapa tindakan tegas di antaranya ialah mengempiskan ban, mengunci ban, hingga kendaraan bisa diangkut petugas.
"Petugas pun tidak segan untuk melakukan tindakan tegas, kepada pengendara nan tetap nekat memarkirkan kendaraannya di atas trotoar," tambahnya.
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·