Jakarta, CNBC Indonesia - Rangkaian pertemuan tahunan IMF-World Bank Spring Meeting pada pekan lampau menjadi momen pertemuan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan beberapa penanammodal global.
Dalam pertemuan nan digelar di sela-sela aktivitas tahunan IMF-World Bank itu, Purbaya mengaku sempat dicecar beragam penanammodal dunia, apakah bisa mempertahankan defisit APBN sesuai pemisah kondusif UU Keuangan Negara 3% dari PDB.
Purbaya mengaku langsung menjawab dengan tegas bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjaga fiskal sesuai dengan rambu-rambu nan ada di UU Keuangan Negara.
"Minggu lampau saya ketemu dunia penanammodal nan besar-besar. Mereka nanyanya fiskal utamanya. Lu mau tembus 3% apa enggak? saya bilang enggak," ucap Purbaya di Gedung Juanda I Kemenkeu, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
"Bagaimana caranya? saya jelasin ke mereka caranya seperti apa. Sepertinya mereka percaya. Saya bilang aman, lantaran kita jaga," tegas Purbaya.
Dalam pertemuan nan digelar oleh para pengusaha bumi nan tergabung dalam ASEAN-US Chamber itu, dia menekankan bahwa pemerintah Indonesia saat ini sangat bisa mengelola fiskal dengan baik, meski sasaran pertumbuhan ekonomi makin cepat.
Menteri finansial nan menggantikan posisi Sri Mulyani Indrawati sejak 8 September 2025 itu menilai, para pengusaha alias penanammodal dunia itu pada akhirnya meyakini bahwa pemerintah memang bisa mengelola fiskal dengan baik.
"Jadi dalam satu pertemuan dengan investor, dengan ASEAN-US Chamber nan datang penuh tuh, mereka enggak mau lihat apa-apa, hanya satu mau lihat, menterinya becus apa enggak. Ya kita tunjukkin di situ bahwa kita juga jago lah. Jadi mereka juga percaya fiskal policy dikelola dengan baik jadi Kemenkeu dihargai di situ," papar Purbaya.
(arj)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·