Feby Novalius
, Jurnalis-Rabu, 29 April 2026 |06:05 WIB

Dirut KAI Bobby Rasyidin Termenung di Depan KRL nan Ditabrak Kereta di Stasiun Bekasi Timur. (Foto: Okezone.com/Aldhi Chandra)
JAKARTA — Tabrakan antara kereta api jarak jauh dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur menyisakan duka mendalam. Peristiwa tersebut juga menyentuh Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin.
Saat meninjau letak kejadian, Bobby tampak duduk termenung di peron Stasiun Bekasi Timur, tepat di depan rangkaian KRL nan mengalami kerusakan parah. Ia mengenakan kemeja putih sembari memperhatikan proses pemindahan korban kecelakaan.
Momen tersebut diabadikan oleh ahli foto Okezone, Aldhi Chandra Setiawan, pada Selasa (28/4/2026) sekitar pukul 02.00 WIB, usai kunjungan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dan utusan unik Presiden, Raffi Ahmad.
Dalam keterangannya, Bobby menjelaskan kronologi awal kejadian. Ia menyebut kecelakaan diduga dipicu kejadian temperan nan melibatkan taksi Green SM di perlintasan JPL 85.
“Kejadian ini sekitar pukul 09.00 WIB, diawali adanya temperan taksi Green SM (hijau) di JPL 85. Hal ini nan kami curigai mengganggu sistem perkeretaapian di wilayah emplasemen Stasiun Bekasi Timur,” ujar Bobby.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·