
Suasana laga PSG vs Bayern Munich di semifinal Liga Champions 2025-2026. (Foto: UEFA)
PARIS – Laga leg pertama semifinal Liga Champions 2025-2026 antara Paris Saint-Germain (PSG) vs Bayern Munich tidak hanya meninggalkan skor mencolok 5-4, tetapi juga kesan mendalam bagi pembimbing tuan rumah, Luis Enrique. Enrique tampak tetap terkesima dengan apa nan baru saja terjadi di atas rumput Stadion Parc des Princes.
Pertandingan Liga Champions secara live dapat disaksikan streaming di Vision+ channel beIN Sport dengan klik di sini.
Bagi Enrique, pertandingan PSG vs Bayern bukan sekadar perebutan tiket final, melainkan sebuah mahakarya sepak bola nan jarang terjadi. Kemenangan tipis ini menjadi modal berbobot bagi PSG, meski mereka sempat dibuat berkeringat dingin oleh perlawanan spartan skuad didikan Vincent Kompany nan menolak menyerah hingga menit terakhir.
1. Intensitas Tinggi
Bagi Luis Enrique, duel ini adalah anomali dalam pekerjaan panjangnya. Ia menyoroti gimana ritme permainan tidak menurun sedikit pun sepanjang 90 menit.
Atmosfer kompetitif nan ditunjukkan kedua tim membikin sang pembimbing merasa bangga, bukan hanya lantaran hasil akhir, tetapi lantaran kualitas intermezo nan disuguhkan kepada dunia.
Luis Enrique. (Foto: UEFA)
"Kami telah menunjukkan tim seperti apa kami sebenarnya. Saya belum pernah memandang pertandingan dengan intensitas dan antusiasme untuk menang seperti ini. Penggemar dari kedua tim kudu merasa senang atas tontonan ini," ujar Luis Enrique, melansir dari Marca, Rabu (29/4/2026).
Meski sempat menyesali hilangnya kelebihan tiga gol nan sempat diraih timnya, Enrique tetap memuji keberanian Bayern nan berani mengambil akibat besar untuk mengejar ketertinggalan.
"Secara fisik, ritme pertandingan tidak jatuh, dan untuk itu saya kudu mengucapkan selamat kepada para pemain," tambahnya.
53 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·