Jakarta -
Sebagian wilayah Jakarta sempat mengalami listrik meninggal pada siang ini. Pemadaman listrik sempat mengganggu jalannya konvensi pers nan tengah berjalan di instansi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta Selatan.
Konferensi pers tersebut mengenai realisasi investasi triwulan-I 2026 dan penerapan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) nan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti.
Mulanya, agenda melangkah dengan lancar. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyampaikan sambutan mengenai kondisi esensial ekonomi Indonesia nan dinilai tetap terjaga. Dilanjutkan, Menteri Investasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani nan memaparkan capaian realisasi investasi pada triwulan-I 2026.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lampu tiba-tiba padam saat Kepala BPS Amalia memberikan paparan mengenai penerapan KBLI 2025. Alhasil, ruangan sempat gelap dan hening beberapa detik.
Kepala BPS Amalia pun sempat menghentikan paparannya dan tersenyum. Tak lama kemudian, ruangan kembali terang hingga konvensi pers kembali dilanjutkan.
Seperti diketahui, pemadaman listrik disebabkan adanya gangguan suplai listrik. Saat ini PT PLN (Persero) tengah melakukan pemulihan sistem kelistrikan secara berjenjang baik melalui sistem kontrol maupun penanganan langsung di lapangan.
"Secara bertahap, proses penormalan pasokan listrik dilakukan PLN baik di sistem kontrol maupun di lapangan, sejak awal terjadi gangguan. Tim teknis kami saat ini sedang melakukan penanganan intensif untuk memulihkan keseluruhan sistem kelistrikan," ujar Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Haris Andika dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4/2026).
Sejalan dengan perbaikan bertahap, PLN juga tengah menelusuri sumber penyebab gangguan nan terjadi.
(acd/acd)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·