Menuju Penghentian Total Open Dumping, Wamen LH Dorong Pemilahan Sampah dari Hulu

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Menteri Lingkungan Hidup/Wakil Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Diaz Hendropriyono, mendorong pengelolaan sampah melalui pemilahan dari sumber menuju hukuman open dumping nan bakal berhujung di bulan Juli ini.

“Kami mendorong beberapa upaya untuk meningkatkan sasaran pengelolaan sampah, salah satunya pemilahan dari hulu, tanpa pemilahan, pengelolaan sampah tidak bisa selesai dengan baik. Selain itu, kita juga bakal menutup praktik open dumping akhir Juli, jadi di bulan Agustus 472 TPA nan ada bakal diselesaikan,” tegas Wamen Diaz.

Wamen Diaz menyampaikan perihal tersebut dalam sesi doorstop pada aktivitas ‘Deklarasi Jakarta Utara 100% Pilah Sampah’ nan diselenggarakan di akomodasi RDF Rorotan, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, oleh KLH/BPLH. Acara ini merupakan bagian dari program pilah sampah nan saat ini dilaksanakan di Kelurahan Rorotan dalam rangka mendukung operasional akomodasi RDF.

Dalam kesempatan ini, Wamen Diaz turut menyampaikan bahwa dengan dituntaskannya praktik open dumping, diharapkan dapat meningkatkan capaian pengelolaan sampah sesuai dengan pengarahan Presiden.

“Program pemilahan ini sudah sesuai dengan pengarahan Presiden nan mempunyai sasaran sampah terkelola 100% di tahun 2029, dengan diselesaikan praktik open dumping, kami bisa angkat persentase pengelolaan sampah saat ini di 26% menjadi 57,7%,” jelas Wamen Diaz.

Pada aktivitas deklarasi, Wamen Diaz menyampaikan apresiasi kepada penduduk Kelurahan Rorotan nan datang lantaran sudah menjalankan program pemilahan sampah dengan baik. “Saya apresiasi lantaran disini sudah ada bank sampah dan ada juga pemilahan menggunakan ember, sehingga nan kelak masuk ke TPA dan RDF hanya residu alias nan low-value, kelak ini juga bikin transportasi nan bawa sampahnya enggak bau”.

Dengan ini, Wamen Diaz berambisi Kelurahan Rorotan bisa menjadi contoh alias model untuk kelurahan-kelurahan lainnya nan mengimplementasi program pemilahan ini. “Semoga dari Rorotan, bisa jadi percontohan untuk 30 kelurahan lainnya nan ada di Jakarta Utara, agar semua bisa memilah sampah dengan baik”.

Sebelumnya, KLH/BPLH telah menyerahkan sejumlah support pendukung kepada penduduk Kelurahan Rorotan dalam upaya pemilahan sampah, antara lain 400 unit drop point, 12.000 ember pemilah sampah, serta 650 unit lodong sisa dapur (Losida). Acara deklarasi ini turut dihadiri oleh Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda Provinsi DKI Jakarta, Afan Adriansyah; Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan; serta jejeran eselon I KLH/BPLH, ialah Sekretaris Utama Rosa Vivien Ratnawati, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah Hanifah Dwi Nirwana, Staf Ahli Menteri Bidang Kelestarian Sumber Daya Keanekaragaman Hayati dan Sosial Budaya Noer Adi Wardojo, serta Staf Ahli Menteri Bidang Sumber Daya Pangan, Sumber Daya Alam, Energi, dan Mutu Lingkungan Laksmi Wijayanti.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita