Menhub kawal proses pemindahan korban tabrakan kereta di Bekasi Timur.
, JAKARTA, – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi berbareng Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, turun langsung ke letak kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (20.30 WIB) untuk mengawal proses pemindahan korban.
Kecelakaan nan melibatkan kereta Commuter Line dan kereta jarak jauh ini menyantap korban jiwa, dan Menhub menyampaikan duka cita mendalam bagi family korban. Selain itu, dia juga menyatakan keprihatinan terhadap para korban luka dan berambisi mereka dapat pulih setelah mendapatkan perawatan medis optimal.
Proses pemindahan nan berjalan hingga awal hari ini diutamakan untuk keselamatan para penumpang. Menhub menegaskan bahwa prioritas utama adalah mengevakuasi seluruh penumpang nan tetap terjebak di dalam gerbong secara sigap dan aman.
Langkah-Langkah Penanganan
Pemerintah berupaya mempercepat proses pengamanan agar korban dapat segera mendapatkan perawatan terbaik di akomodasi kesehatan terdekat. Menhub menyatakan bahwa kejadian ini menjadi pelajaran krusial untuk meningkatkan aspek keselamatan dalam operasional perkeretaapian ke depan.
Mengenai penyebab kecelakaan, investigasi sepenuhnya diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mendapatkan hasil objektif nan dapat menjadi dasar perbaikan layanan.
Di tempat nan sama, Dirut KAI, Bobby Rasyidin, menyatakan bahwa pihaknya segera merespons kejadian dengan bergerak sigap ke letak untuk memastikan pemindahan dapat melangkah secepat mungkin. Prioritas utama mereka adalah keselamatan penumpang nan terdampak di dalam gerbong.
Setelah pemindahan penumpang, KAI bakal melanjutkan dengan penanganan jalur rel, sementara untuk penyebab kecelakaan bakal diselidiki lebih lanjut oleh KNKT.
Dalam kunjungan lapangan ini, Menhub didampingi oleh Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Allan Tandiono.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·