Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai langkah tersebut memicu rasa ketidakadilan.
Diterbitkan 19 April 2026, 08:59 WIB
Share
Paling sering ditanyakan
- Siapa nan dikritik oleh Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto?
- Mengapa Bupati Malang HM Sanusi dikritik oleh PDIP?
- Apa pandangan Hasto Kristiyanto mengenai pelantikan tersebut?
Baca tulisan ini 5x lebih sigap
Liputan6.com, Jakarta - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meminta Fraksi PDIP DPR mengkritik langkah Bupati Malang, HM Sanusi nan melantik anak kandungnya, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, sebagai kepala dinas lingkungan hidup Kabupaten Malang. Hasto menilai perihal itu melangkahi meritokrasi.
“Fraksi PDI Perjuangan kami minta untuk mengkritisi perihal tersebut. Ya, lantaran bagaimanapun juga sistem meritokrasi itu kudu dibangun. Kita nggak bisa ya, mengedepankan hal-hal nan di luar meritokrasi tersebut,” kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Sabtu (18/4/2026).
Hasto menilai, pelantikan itu tidak setara dan kurang elok buat masyarakat.
"Jangan sampai ada praktik-praktik nan tidak adil. Itulah nan dikritisi oleh PDI Perjuangan. Jadi nan tadi, jika orang Jawa itu bilang 'kurang elok' ya. Bapaknya Bupati, anaknya Kepala Dinas ya,” kata Hasto.
Mutasi dan Rotasi 447 PNS
Sebelumnya, Bupati Malang HM Sanusi melantik 447 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang pada Senin (13/4/2026).
Salah satu pejabat nan dilantik adalah anak kandungnya, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup.
Dalam sambutannya kala itu, HM Sanusi meminta semua pejabat nan dilantik bisa menjaga integritas dan bersungguh-sungguh dalam melayani masyarakat. Menurutnya rotasi dan mutasi adalah perihal biasa dalam birokasi.
"Berikan pelayanan terbaik buat masyarakat," katanya.
Delvira Hutabarat, Lia HarahapTim Redaksi
Share
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·