Gubernur Bali, I Wayan Koster, mengusulkan ada pembangunan empat pelabuhan pikulan logistik di empat letak selain Gilimanuk untuk mengatasi kepadatan arus penyeberangan nan terjadi di Pelabuhan Ketapang ke Pelabuhan Gilimanuk.
Menurutnya, arus pikulan logistik nantinya lebih baik diurai ke empat pelabuhan nan diusulkan dibangun tersebut.
“Mengapa kami mengusulkan ini? Karena transportasi dari Jawa ke Bali makin meningkat, terutama penumpang umum maupun juga visitor nan dari Jawa, lantaran tol Jawa itu sudah mendekat ke Banyuwangi, sehingga makin banyak visitor sekarang ini tidak lagi naik udara, tapi banyak menggunakan kendaraan pribadi,” kata Koster dalam rapat berbareng Komisi V DPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta pada Rabu (8/4).
Empat pelabuhan nan diusulkan tersebut adalah Pelabuhan Angkutan Logistik di Celukan Bawang, Buleleng, Pelabuhan Angkutan Logistik di Sangsit, Buleleng, Pelabuhan Angkutan Logistik di Amed, Karangasem, dan Pelabuhan Angkutan Logistik di Gunaksa, Klungkung.
“Jadi lantaran itu, salah satu nan menjadi unsur penyebab kemacetan tertinggi, itu adalah pikulan logistik nan nyebrang dari Ketapang, termasuk pada hari raya kemarin, itu macetnya luar biasa,” ujar Koster.
Koster juga sudah mendiskusikan dengan Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, mengenai usulan pembangunan empat pelabuhan tersebut.
“Jadi jika ini bisa dibangun menurut Pak Menteri, katanya nggak mahal biayanya, itu jika ini bisa dibangun, saya kira maka tidak lagi jalan darat dari Gilimanuk ke sini itu tidak macet total lagi,” ungkap Koster.
Menhub Dudy Purwagandhi mengatakan usulan tersebut memang menjadi salah satu pengganti untuk memecah kepadatan. Langkah serupa juga dilakukan sebelumnya untuk memecah arus penyeberangan Pelabuhan Merak ke Pelabuhan Bakauheni.
Rencananya, pembangunan tahap awal bakal dilakukan pada Pelabuhan Celukan Bawang, di mana bakal dilakukan penambahan panjang dermaga dari dermaga nan sudah ada.
“Rencana pengembangan untuk tahap pertama, Dermaga 1 Pelabuhan Celukan Bawang bakal melayani aktivitas sandar kapal general cargo dan aspal curah cair dengan rencana pengembangan tambahan panjang dermaga ialah sepanjang 92 meter,” terang Dudy.
Selain itu, Dermaga 2 di pelabuhan tersebut juga bakal ditambah panjangnya 60 meter untuk melayani ragam kebutuhan, seperti penumpang, general cargo, dan curah kering.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·