Konsumsi Minyak Malaysia 700.000 Barel/Hari, Produksi Cuma Setengahnya

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta -

Malaysia tetap perlu mengimpor minyak mentah meskipun mempunyai produksi minyak sendiri. Kementerian Keuangan Malaysia mengakui kondisi ini juga diperparah lantaran bentrok nan terjadi di Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz.

Konsumsi minyak Malaysia mencapai 700.000 barel per hari. Sementara produksi minyak dalam negerinya hanya mencapai 350.000 barel per hari.

"Pasokan minyak mentah dan bahan bakar mengalami gangguan dan keterlambatan. Harga minyak mentah telah naik nyaris 40%, berbarengan dengan peningkatan biaya logistik dan asuransi," kata Kemenkeu Malaysia, dikutip dari Bernama, Sabtu (18/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kementerian menjelaskan bahwa sebagian besar minyak mentah nan digunakan di kilang tetap kudu diimpor lantaran produksi domestik tidak mencukupi untuk memenuhi permintaan nasional.

"Hampir 40% impor melewati Selat Hormuz, jalur utama nan saat ini terpengaruh. Ketergantungan pada impor diperlukan untuk memenuhi permintaan domestik bakal bensin, solar, gas minyak cair (LPG), dan bahan bakar jet," jelas Kemenkeu Malaysia.

Disebutkan bahwa 48% minyak mentah Malaysia diproduksi di dalam negeri dan 38% diimpor melalui Selat Hormuz. Sementara 7% berasal dari area Asia Tenggara, Afrika Barat, dan lainnya, sementara 7% lainnya berasal dari Asia Barat dan tempat lain.

Sebanyak 48% pasokan produk minyak bumi Malaysia dimurnikan oleh Petroliam Nasional Bhd (Petronas), sementara 52% oleh perusahaan minyak lain di negara tersebut.

Sementara itu, Petronas hari ini mengkonfirmasi bahwa kapal Ocean Thunder telah tiba di Malaysia membawa satu juta barel minyak mentah dari Basrah, Irak. Kabar ini menjadi angin segar bagi Malaysia untuk berkepanjangan perusahaan dalam menjaga stabilitas pasokan bahan bakar negara tersebut.

(ada/ara)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance