Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pupuk Kujang sukses meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) Hijau 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH). Prestasi ini menjadi corak komitmen terhadap pengelolaan lingkungan nan berkelanjutan.
PROPER merupakan program penilaian dan penghargaan dari pemerintah melalui KLH/BPLH untuk mengukur kepatuhan, keahlian dan penemuan pelaku upaya dalam pengelolaan lingkungan, serta akibat ke masyarakat.
Adapun penghargaan PROPER Hijau diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq kepada perwakilan manajemen Pupuk Kujang dalam aktivitas penganugerahan di Sasono Langen Budoyo, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, pada Selasa, 7 April 2026.
"Setiap langkah menuju keberlanjutan mempunyai cerita dan proses pembelajaran. Pencapaian ini menjadi momentum bagi kami untuk terus berbenah, memperkuat strategi lingkungan, serta menghadirkan akibat nan lebih baik di masa depan," tulis Manajemen Pupuk Kujang dalam akun IG resminya, dikutip Jumat (24/4/2026).
Di samping itu, pencapaian PROPER Hijau juga memotivasi perusahaan untuk mengevaluasi diri dan kembali memperkuat strategi lingkungan agar bisa memberikan akibat nan lebih baik di masa mendatang. Mengingat, perjalanan Pupuk Kujang tetap panjang ke depannya untuk terus tumbuh dan berkontribusi bagi lingkungan serta negeri.
Sebelumnya, Pupuk Kujang sukses meraih PROPER Emas 2024. Hal ini merupakan bentuk konsistensi perusahaan dalam menjaga lingkungan dan penerapan penemuan sosial. Pada 2024, Pupuk Kujang sukses mengimplementasikan beragam penemuan sosial. Salah satunya adalah program Kuwatan Sadesa (Kujang Merawat Hutan Sejahterakan Desa) di Desa Banjaran Wetan, Kec. Banjaran, Kab. Bandung, Jawa Barat.
Program edukasi ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan juga untuk mendorong peningkatan produksi kopi di wilayah Jawa Barat, pelestarian lingkungan dan juga kesehatan masyarakat. Program tersebut merupakan sebuah penemuan sosial nan mengintegrasikan budidaya tanaman kopi, peternakan lebah dan edukasi kesehatan masyarakat nan diikuti oleh 625 penerima faedah dari beberapa golongan tani.
(rah/rah)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·