Jakarta, CNN Indonesia --
Koalisi masyarakat sipil Solidaritas untuk Andrie Yunus menggelar tindakan menyusuri titik-titik perjalanan Andrie Yunus saat mendapat teror air keras, Minggu (12/4).
Aksi ini digelar sebagai peringatan 30 hari peristiwa teror terhadap aktivis KontraS tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi dimulai dari depan YLBHI, Menteng, Jakarta Pusat. Kemudian peserta tindakan melangkah menuju SPBU nan ada di area Cikini, dilanjutkan ke arah Taman Dipenogero dan berujung di Jalan Talang, tempat di mana Andrie disiram air keras.
Di letak penyiraman air keras, sejumlah mural dan poster-poster sebagai support kepada Andrie. Tak sedikit poster berisi tuntutan, mulai dari dorongan dibentuknya tim campuran pencari kebenaran (TGPF) hingga permintaan pengusutan tuntas kasus penyiraman air keras ke Andrie Yunus.
"Adili para pelaku di peradilan umum," demikian tertulis dalam salah satu poster nan dibawa.
Peserta tindakan juga terlihat membagi-bagikan kembang dan mengikat pita pink di letak Andrie disiram air keras. Aksi ditutup dengan angan bersama.
Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras pada Kamis (12/3) malam. Puspom TNI kemudian menangkap empat orang nan diduga sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Keempatnya diketahui merupakan personil Denma Bais TNI dari matra Angkatan Laut (AL) dan Angkatan Udara (AU).
TNI telah menyelesaikan investigasi terhadap empat prajurit TNI tersangka penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Keempat prajurit TNI itu dilimpahkan ke Oditur Militer (Otmil) II-07 Jakarta.
Kapuspen TNI Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Aulia Dwi Nasrullah dalam keterangan nan diterima, Selasa (7/4), mengatakan berkas perkara keempat tersangka bakal diperiksa oleh pihak Oditur Militer. Jika dinyatakan lengkap, keempat tersangka bakal diadili di Pengadilan Militer.
"Untuk selanjutnya bakal diperiksa kelengkapan berkas syarat formil dan materiil. Jika berkas dinyatakan lengkap, bakal dilimpahkan ke Pengadilan Militer II-08 Jakarta," ucap Aulia.
Baca selengkapnya di sini...
(tim/wis)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·