Jakarta, CNN Indonesia --
Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menambahkan petugas perlindungan guna mengantisipasi kondisi darurat selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.
Langkah ini diambil untuk memberikan agunan keamanan serta memastikan respons sigap negara andaikan terjadi hambatan tak terduga nan menimpa jemaah di Tanah Suci.
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa penambahan personel pelindungan ini difokuskan pada penguasaan skenario penyelesaian krisis di lapangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Salah satu materi adalah beragam kemungkinan kedaruratan nan bakal terjadi dan gimana langkah penyelesaiannya. Itu juga kita masukkan. Kita meningkatkan jumlah petugas perlindungan jemaah juga kita naikkan 100 persen," tegas Irfan dalam siaran CNN Indonesia TV, Senin (20/4).
Untuk mendukung penambahan dan penempatan personel tersebut, Irfan memaparkan bahwa susunan petugas operasional nan diterjunkan sudah dibentuk melalui tahapan nan terukur.
Sebanyak ribuan petugas telah disiagakan untuk mengawal langsung kelancaran rangkaian ibadah para jemaah.
"Kita menyiapkan petugas-petugas haji nan nyaris 3.000 orang itu dengan persiapan nan sangat matang," ujar Irfan.
Kesiapan teknis para petugas lapangan ini dimatangkan melalui pembinaan nan dilakukan secara intensif dan berlapis.
Kemenhaj merancang lama training unik menyantap waktu hingga satu bulan penuh nan mengombinasikan pemantapan karantina tatap muka maupun secara virtual.
"Mereka kita siapkan 20 hari di pondok haji plus 10 hari online," ujar Irfan.
Para jamaah haji tahun 2026 ini dijadwalkan mulai memasuki pondok haji pada Selasa (21/4).
Sehari setelahnya, jemaah haji gelombang pertama bakal mulai diterbangkan dari Tanah Air menuju Madinah pada Rabu (22/4).
Sementara itu, jemaah gelombang kedua bakal menyusul diberangkatkan menuju Makkah melalui Bandara Jeddah mulai 7 Mei 2026.
Berikut adalah rincian komplit agenda Perjalanan Haji 2026:
Fase Keberangkatan
• 21 April 2026: Jemaah haji masuk pondok haji.
• 22 April 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah.
• 1 Mei 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Madinah ke Makkah.
• 6 Mei 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Tanah Air ke Madinah.
• 7 Mei 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah.
• 15 Mei 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang I dari Madinah ke Makkah.
• 21 Mei 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Tanah Air ke Jeddah, sekaligus pemisah akhir kehadiran (closing date) di Bandara KAAIA Jeddah.
Fase Puncak Haji
• 25 Mei 2026: Pemberangkatan jemaah haji dari Makkah ke Arafah.
• 26 Mei 2026: Wukuf di Arafah.
• 27 Mei 2026: Hari Raya Iduladha 1447 H.
• 28 Mei 2026: Hari Tasyriq I.
• 29 Mei 2026: Hari Tasyriq II (Nafar Awal).
• 30 Mei 2026: Hari Tasyriq III (Nafar Tsani).
Fase Kepulangan
• 1 Juni 2026: Awal kehadiran jemaah haji gelombang I di Tanah Air.
• 7 Juni 2026: Awal pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah.
• 15 Juni 2026: Akhir pemulangan jemaah haji gelombang I dari Jeddah ke Tanah Air.
• 16 Juni 2026: Tahun Baru Hijriah 1448 H, sekaligus awal pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air.
• 21 Juni 2026: Akhir pemberangkatan jemaah haji gelombang II dari Makkah ke Madinah.
• 30 Juni 2026: Akhir pemulangan jemaah haji gelombang II dari Madinah ke Tanah Air.
• 1 Juli 2026: Akhir kehadiran jemaah haji gelombang II di Tanah Air.
(kna/isn)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·