Jakarta -
Siswi kelas 6 SD di Kabupaten Sumedang menjadi korban pemerkosaan dan penculikan seorang oknum pembimbing honorer. Pelaku berinisial IM (35) sudah ditangkap polisi dan kejadian ini sudah dalam penanganan Satreskrim Polres Sumedang.
Dilansir detikJabar, IM nan merupakan pembimbing honorer sudah ditahan di Mapolres Sumedang. Pelaku ditangkap akibat menculik dan memperkosa seorang siswi SD berinisial NAM. NAM merupakan siswi kelas 6 SD nan sebelumnya telah dilaporkan menghilang sejak Jumat (17/4/2026). NAM kemudian ditemukan pada Minggu (19/4).
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika menyampaikan untuk kronologi dari kejadian tersebut bermulai saat korban dan pelaku melakukan percakapan serta berkenalan melalui jejaring media sosial. Mereka berdua pun akhirnya sepakat untuk melakukan pertemuan di wilayah Jatimulya, pada Jumat (17/4).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bahwa kronologinya tanggal 15 April 2026, keduanya berkenalan melalui aplikasi media sosial, dan janjian untuk berjumpa di sekitar Indomaret Jatimulya. Lalu, korban inisial NAM dibawa ke sebuah kosan nan bertempat tinggal di Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara. Dan tersangka IM langsung menyetubuhi NAM sebanyak 1 kali," ujar Sandityo di Mapolres Sumedang, Senin (20/4).
"Kemudian, persetubuhan tersebut berulang hingga 5 kali. Persetubuhan tersebut dilakukan di kosan nan bertempat tinggal di Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara sebanyak 3 kali, dan di rumah tersangka IM nan bertempat tinggal di Desa Cijeler sebanyak 2 kali," lanjutnya.
Menurut Sandityo, berasas hasil interogasi, modus tersangka IM melakukan tindakan tak senonoh tersebut ialah mengiming-imingi korban dengan memberikan duit sebesar Rp600 ribu. Bahkan, terhadap korban, tersangka mengaku bakal bertanggungjawab jika korban mengandung maupun sakit.
"Dari pemeriksaan, memang pelaku ini pembimbing honorer di SMK Kecamatan Tomo Sumedang. Modus operandinya bahwa tersangka IM melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur sebanyak 5 kali dengan memberikan duit sebesar Rp 600.000. Tersangka mengatakan bakal bertanggung jawab jika korban, hamil, alias sakit. Motivasinya, tadi sudah disampaikan, bahwa motivasinya adalah nafsu birahi," katanya.
Baca buletin selengkapnya di sini.
(rdp/rdp)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·