Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Langit-langit Gua Prancis

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Ilustrasi kaki Dinosaurus. Foto: Shutterstock

Sekelompok intelektual menemukan jejak kaki dinosaurus di Prancis. Menariknya, penemuan berhistoris itu tidak terjadi saat penggalian alias ekskavasi, melainkan tercetak di langit-langit sebuah gua nan gelap dan dalam.

Penemuan cetakan jejak kaki dinosaurus raksasa terjadi di Gua Castelbouc (jaringan gua No. 4), nan terletak 500 meter di bawah permukaan dataran tinggi Causse Méjean, Prancis.

Jejak-jejak purba ini pertama kali ditemukan pada 2015 oleh Jean-David Moreau saat melakukan ekspedisi susur gua (speleologi), nan kemudian diteliti lebih dalam lewat serangkaian misi ilmiah hingga 2018.

Bukan perihal mudah bagi para peneliti untuk bisa memandang jejak ini. Mereka kudu merayap dan merangkak sejauh 100 meter melewati lorong labirin nan sangat sempit dan berkelok-kelok. Lorong ini juga kerap banjir sehingga akses ke sana hanya bisa dilakukan saat musim kemarau.

Namun, pengorbanan itu terbayar lunas saat mereka tiba di sebuah galeri besar berjulukan Tunnel Gallery. Di langit-langit galeri setinggi nyaris 11 meter tersebut, tercetak dengan jelas tiga jalur jejak kaki dinosaurus nan diyakini berasal dari periode Jura Tengah, sekitar 166-168 juta tahun nan lalu.

Namun pertanyaannya, gimana bisa dinosaurus melangkah di langit-langit gua? Tentu saja tidak. Menurut para ilmuwan, jejak ini terbentuk di permukaan tanah, tepatnya di wilayah pesisir pantai berlumpur pada masa lalu.

Jejak kaki nan dalam itu kemudian terisi oleh endapan lumpur keras dan berubah menjadi batu (proses geologi). Seiring berjalannya waktu, lapisan tanah liat lunak nan berada di bawahnya terkikis lenyap oleh air gua, menyisakan endapan keras berbentuk cetakan kaki (3D counter-impressions) nan sekarang menggantung seolah-olah menempel di genting gua.

Ilustrasi Patagotitan di alam. Foto: PaleoEquii via Wikimedia Commons

Ukurannya pun tidak main-main. Beberapa jejak kaki purba mempunyai panjang hingga 1,25 meter. Ini adalah salah satu jejak kaki dinosaurus terbesar nan pernah ditemukan di dunia.

Jejak Kaki Dinosaurus di Gua Prancis Milik Siapa?

Melihat ukurannya nan masif, para mahir paleontologi menyimpulkan kreator jejak tersebut adalah Sauropoda dari golongan Titanosauriform. Ini adalah dinosaurus herbivora berleher panjang nan ukurannya bisa mencapai lebih dari 30 meter dengan berat hingga 50 ton.

Yang membikin penemuan ini makin spesial adalah tingkat keawetannya. Endapan lumpur gua sukses menyimpan perincian anatomi kaki sang raksasa secara sempurna. Pada beberapa jejak, intelektual bisa memandang dengan jelas corak alas kaki, cetakan lima jari, hingga jejak tajam ceker sang dinosaurus.

Mengingat kombinasi unik dari corak jejak, jarak langkah, dan ukurannya nan belum pernah ditemukan pada jejak dinosaurus dari periode Jurassic maupun Cretaceous lainnya, para intelektual menetapkan taksonomi jejak (iknotakson) baru untuk temuan ini.

Mereka menamainya Occitanopodus gandi. Nama ini diambil dari wilayah "Occitanie" tempat gua itu berada, dipadukan dengan kata Yunani "podus" nan berfaedah kaki, serta didedikasikan untuk mahir paleontologi Prancis, Prof. Georges Gand.

"Meskipun galeri dalam rongga bawah tanah alami susah diakses dan terkadang berbahaya, mereka mempunyai potensi untuk mengawetkan jejak fosil," tulis para peneliti dalam laporannya di Journal of Vertebrate Paleontology.

Penemuan jejak sauropoda pertama di dalam gua alami ini seolah membuka mata bumi sains. Ternyata, area gua karst nan dalam, bukan hanya tebing alias tanah lapang, bisa menjadi "kapsul waktu" nan menyimpan jejak purbakala raksasa dengan ukuran nan lebih besar dan jauh lebih awet daripada fosil di permukaan bumi.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan