MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Samarinda jenis perdana resmi berhujung pada Minggu (26/4) kemarin. Turnamen ini digelar di Borneo FC Training Centre, Samarinda, Kalimantan Timur sejak Kamis (23/6).
Jacksen Ferreira Tiago, Head Coach MilkLife Soccer Challenge, turut memantau jalannya kejuaraan garapan MilkLife, Djarum Foundation, dan Bayan Group tersebut. Berdasarkan hasil pengamatannya, dia menilai perkembangan Sekolah Sepak Bola (SSB) wanita di Kalimantan Timur tetap menghadapi sejumlah tantangan, terutama dari sisi teknis.
“Makanya tujuan dari MilkLife Soccer Challenge ini datang di sini adalah kembangkan sepak bola wanita di wilayah Kalimantan Timur. Pasti ada beberapa kekurangan, tapi kita sudah memilih staf pembimbing nan kompeten untuk menjalankan tugas,” ujar Jacksen kepada awak media, Minggu (26/4).
“Harapan saya, lebih banyak SSB nan memfokuskan kepada sepak bola putri di Kaltim. Selama ini putri-putri kita latihan berbareng putra,” lanjutnya.
Sebagai langkah konkret, Jacksen memastikan Borneo FC bakal membuka kelas unik wanita dalam waktu dekat.
“Borneo, tempat nan saya berada saat ini, kita bakal membuka pada tanggal 17 Mei nanti, kita bakal membuka kelas putri,” ungkap Jacksen.
“Saya punya harapan, nan lain juga bisa melakukan perihal nan sama sehingga ke depan Kaltim bisa menjadi salah satu kiblat sepak bola putri di Indonesia,” imbuhnya.
Antusiasme Tinggi, Ratusan Atlet Ikut Berpartisipasi
Selain menyoroti aspek pembinaan, Jacksen juga mengapresiasi tingginya antusiasme dalam gelaran MLSC Samarinda. Di jenis perdana ini, tercatat ada 642 atlet dari 44 Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) nan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut.
“Selama kita menggelar event ini dari hari pertama sampai saat ini, semangat terus meningkat dan kita berterima kasih dapat juaranya. Ada beberapa pemain terbaik, pemain menonjol. Boleh dikatakan cukup setara ya berasas hasil nan mereka tampilkan selama event ini berjalan,” kata Jacksen.
Dari ratusan peserta tersebut, Jacksen telah mengantongi 40 nama untuk mengikuti program lanjutan, MilkLife Soccer Extra Training. Program itu bakal menjadi tahap seleksi berikutnya sebelum menuju MilkLife Soccer Challenge All-Stars.
“Kita bakal gelar Extra Training di lapangan ini (Borneo FC Training Centre) besok (Senin, hari ini) jam 16.00 WIB. Di situ, kita bakal coba melakukan sebuah seleksi ulang untuk kita bisa mengumpulkan sekitar 23-25 pemain,” tutur Jacksen.
“Dari jumlah itu, kelak kita bakal mengecilkan lagi untuk menjadi 16 pemain untuk kita bawa ke Kudus mewakili All-Stars Kaltim,” sambungnya.
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 dijadwalkan berjalan di Kudus pada 24-28 Juni. Nantinya, tim perwakilan Samarinda bakal bersaing dengan 11 kota lainnya: Jakarta, Bandung, Bekasi, Tangerang, Solo, Surabaya, Kudus, Semarang, Yogyakarta, Malang, dan Banjarmasin.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·