IP Expo 2026 Kembali Digelar, Brand Bisa Bangun Kolaborasi dengan IP

Sedang Trending 3 hari yang lalu
IP Expo Indonesia 2026 bakal kembali digelar 7-8 Mei 2026 di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta. Dok. Istimewa.

Dari menu makanan bertema karakter, kerjasama produk jenis terbatas, hingga campaign digital nan viral, brand sekarang kerap memanfaatkan IP untuk menarik perhatian konsumen. Apa nan dulu terasa sekadar gimmick, sekarang berubah jadi strategi nan serius.

Contohnya, kesuksesan movie seperti Jumbo membuka kesempatan kerjasama lintas brand—mulai dari produk hingga aktivasi kampanye—hingga karakter dunia seperti Hello Kitty nan terus datang dalam beragam merchandise dan jenis spesial pada produk dari beragam brand, menunjukkan satu hal: IP bisa memperpanjang umur sebuah cerita sekaligus menciptakan nilai upaya nan berkelanjutan.

Di kembali tren ini, brand sebenarnya sedang mencari strategi dan kesempatan untuk membangun hubungan dengan audiens. Ketika sebuah karakter alias cerita sudah lebih dulu mempunyai pedoman penggemar, brand tidak perlu membangun dari nol. Mereka cukup masuk ke dalam ekosistem nan sudah hidup—dan langsung relevan.

Di titik inilah Intellectual Property (IP) mulai naik kelas. Bukan lagi sekadar komponen imajinatif alias pelengkap kampanye, melainkan aset strategis nan bisa membuka kesempatan kolaborasi, memperluas jangkauan pasar, hingga menciptakan lini upaya baru.

Melihat pergeseran ini, IP Expo datang sebagai ruang nan mempertemukan pembuat IP dan pelaku upaya untuk mengubah potensi tersebut menjadi kerjasama nan lebih konkret.

IP Expo 2026 Kembali Digelar 7-8 Mei 2026

IP Expo Indonesia adalah inisiatif kolaboratif antara GDP Venture dan dentsu Indonesia nan menonjolkan potensi ekonomi imajinatif melalui lisensi Kekayaan Intelektual (IP). Dok. Istimewa.

Diselenggarakan oleh GDP Venture dan dentsu Indonesia, IP Expo Indonesia bakal kembali digelar pada 7–8 Mei 2026 di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta. Event ini melanjutkan penyelenggaraan sebelumnya dengan konsentrasi nan lebih kuat pada gimana IP dapat diaktivasi secara nyata dalam bumi bisnis.

Project Manager IP Expo Indonesia, Matthew Airlangga, mengatakan, meningkatnya relevansi IP tidak lepas dari perubahan langkah brand membangun nilai di era digital.

“Di tengah percepatan ekonomi digital, nilai sebuah brand tidak lagi semata ditentukan oleh produk, melainkan oleh cerita dan karakter nan bisa membangun hubungan emosional. Intellectual Property (IP) nan menjadi fondasi baru dalam menciptakan diferensiasi tersebut. IP Expo Indonesia datang di momen ketika industri sedang beranjak ke experience-driven storytelling, menjadikannya semakin relevan sebagai ruang jumpa antara IP owner, IP agency, dan brand,” ujarnya.

IP Expo Indonesia menjadi ruang kerjasama untuk brand dan IP untuk pertumbuhan bisnis. Dok. Istimewa. Dok, Istimewa.

Perubahan ini juga menciptakan kebutuhan baru, yakni brand membutuhkan akses ke IP nan siap dikembangkan, sementara IP owner memerlukan ruang untuk memperluas jangkauan dan menemukan mitra strategis.

“IP Expo menjawab kebutuhan bakal ekosistem nan terintegrasi di mana IP tidak hanya dipamerkan, tetapi juga dipertemukan dengan kesempatan komersialisasi nyata. Bagi brand, ini adalah akses untuk menemukan aset imajinatif nan autentik dan siap dikembangkan. Sementara bagi IP owner dan IP agency, ini adalah platform untuk memperluas jangkauan dan menjalin kemitraan strategis,” lanjutnya.

Dalam konteks ini, IP juga semakin dilihat sebagai bagian dari strategi upaya jangka panjang. Tidak hanya menciptakan awareness, tetapi juga membangun loyalitas dan membuka kesempatan ekspansi.

IP Expo Indonesia 2026 menghadirkan beragam exhibitor nan siap menunjukkan gimana kekayaan intelektual dapat menjadi aset berbobot untuk bisnis. Dok. Istimewa.

“IP sekarang beralih bentuk dari sekadar aset norma menjadi aset strategis. Brand nan bisa mengintegrasikan IP ke dalam narasi mereka tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun bumi (universe) nan hidup di akal konsumen. Dalam lanskap nan semakin kompetitif, IP memberikan kelebihan dalam membangun loyalitas, memperluas lini bisnis, hingga membuka kesempatan kerjasama lintas industri,” jelasnya.

IP Expo Indonesia 2026 bakal menghadirkan dua pilar utama, ialah exhibition dan conference. Area exhibition bakal diisi oleh 48 exhibitor dari beragam sektor seperti entertainment, sports, hingga gaming. Sejumlah nama nan turut berperan-serta antara lain 88rising, Agate, Animation International Indonesia, Funbox, hingga Visinema Studios. Kehadiran pemain lintas industri ini menunjukkan gimana IP sekarang berkembang menjadi ekosistem nan saling terhubung.

IP Expo Indonesia menghadirkan konvensi (conference) nan berfokus pada pengembangan ekosistem kekayaan intelektual (IP), kreativitas, dan kesempatan upaya berbasis lisensi. Dok

Sementara itu, conference sessions akan menghadirkan total 21 sesi selama dua hari, dengan pembicara dari beragam latar belakang, mulai dari IP owner, brand, hingga praktisi industri.

Sejumlah pembicara nan bakal hadir, di antaranya Kohei Imai, Chief Operating Officer Sanrio Southeast Asia, nan mempunyai pengalaman lebih dari dua dasawarsa dalam mengembangkan upaya IP secara global. Selain itu, Anti Ariandini dari Sony Music Publishing Indonesia juga bakal berbagi perspektif dari industri musik, khususnya dalam pengelolaan dan pengedaran IP di era digital.

Dari sisi industri movie dan pengembangan IP lokal, Angga Sasongko, Founder & CEO Visinema, bakal berbagi pengalamannya dalam membangun IP nan relevan dan mempunyai daya tarik luas. Di bawah kepemimpinannya, Visinema dikenal sukses mengembangkan karya berbasis cerita menjadi IP nan kuat, termasuk movie animasi Jumbo nan mencatatkan kesuksesan di pasar regional.

Lewat IP Expo Indonesia 2026, pelaku industri tidak hanya diajak untuk memandang tren, tetapi juga memahami gimana IP bisa diubah menjadi strategi upaya nan konkret—mulai dari kerjasama produk, kampanye, hingga pengembangan aset jangka panjang.

Tiket untuk IP Expo Indonesia 2026 saat ini telah tersedia dan dapat dibeli melalui tautan ini. Pengunjung juga berkesempatan mendapatkan potongan nilai 20 persen untuk pembelian menggunakan BCA Virtual Account.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui https://ipexpo.id/ alias IG @ipexpo.id.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan