I.League Dukung Sanksi Tegas ke Pelaku Kekerasan di Laga EPA U-20

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Dewa United U-20 melawan Bhayangkara FC U-20. Foto: Instagram/@dufc.development

Operator kompetisi, I.League, menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas, keselamatan, dan nilai sportivitas di seluruh level kejuaraan usia muda.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menekankan EPA Super League merupakan fondasi krusial bagi masa depan sepak bola Indonesia.

“Sangat disayangkan kejadian seperti ini terjadi di kejuaraan Elite Pro Academy, nan merupakan tiang krusial dan fondasi sepak bola Indonesia ke depan. Dari kejuaraan inilah diharapkan lahir cikal bakal pemain Timnas Indonesia di masa mendatang," ungkap Ferry di situs resmi I.League, Senin (20/4).

Ia juga menegaskan bahwa aspek pembinaan karakter menjadi tujuan utama kompetisi, termasuk penanaman nilai fair play bagi seluruh komponen pertandingan.

Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus ketika ditemui di Sarinah, Jakarta, Selasa (6/2/2024). Foto: Soni Insan Bagus/kumparan

“Karena itu, dibutuhkan sikap dan attitude nan baik dari seluruh pelaku. Pemain kudu diajarkan untuk selalu mengedepankan asas fair play. Bahkan perangkat pertandingan juga diuji untuk bisa menjalankan prinsip nan sama, lantaran tujuan utama EPA adalah pembinaan," katanya.

Lebih lanjut, Ferry menjelaskan bahwa sistem penugasan perangkat pertandingan dalam EPA Super League juga dirancang untuk mendukung proses pembinaan tersebut.

“Perangkat pertandingan nan ditugaskan dalam EPA berasal dari Asprov domisili klub, dan dalam beberapa kasus juga memungkinkan penggunaan perangkat pertandingan nan dimiliki oleh klub. Hal ini merupakan bagian dari proses pembinaan menyeluruh, termasuk bagi perangkat pertandingan.”

“Kami tidak bisa mentoleransi tindakan nan membahayakan keselamatan pemain. Kami mendukung penuh langkah PSSI dan Komite Disiplin untuk memberikan hukuman tegas agar menjadi pembelajaran bagi semua pihak," lanjutnya.

Kericuhan pada laga Bhayangkara U-20 vs Dewa United di EPA Super League, Stadion Citarum, Semarang, Minggu (19/4) Foto: Dok. Istimewa

Ferry mengingatkan seluruh pemain, pelatih, dan ofisial tim untuk menjunjung tinggi nilai fair play serta menjaga emosi selama pertandingan berlangsung.

“Kami mengimbau seluruh pelaku sepak bola usia muda untuk tetap menjunjung sportivitas. Apa pun nan terjadi di lapangan, pemain kudu bisa mengendalikan emosi lantaran tindakan seperti ini justru bakal merugikan masa depan mereka sendiri," tandasnya.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan