Helikopter PK-CFX milik PT Matthew Air dilaporkan lenyap kontak di wilayah Kecamatan Nanga Taman, tepatnya di Bukit Puntak, Desa Tapang Tingang, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar), pada Kamis (16/4) pagi.
Informasi awal dari penduduk setempat menyebutkan, helikopter tersebut diduga mengalami kecelakaan setelah terdengar bunyi ledakan keras dari arah hutan.
Yohanes, salah seorang warga, mengaku mendengar bunyi ledakan saat sedang beraktivitas di sekitar lokasi. Tak lama setelah itu, dia mendapat berita adanya puing-puing helikopter.
“Saya mendengar ledakan besar saat sedang memotong kayu. Tidak lama kemudian, saya diberi tahu oleh Along bahwa ada puing-puing pesawat beserta korban. Setelah itu, kami langsung melaporkan kepada petugas untuk segera dilakukan evakuasi,” kata Yohanes saat ditemui di lokasi.
Sementara itu, Along, penduduk nan pertama kali menemukan letak diduga jatuhnya helikopter, menuturkan bahwa dia awalnya mencium aroma bahan bakar sebelum memandang serpihan dari atas pohon.
“Saya sedang mencari tupai, lampau mencium aroma bahan bakar. Saya kemudian memanjat pohon untuk melihat, dan terlihat serpihan besar di bawah dengan kondisi ada orang di dalamnya, meski tidak terlalu jelas. Saya tidak berani mendekat dan langsung memanggil penduduk lain serta melaporkannya ke petugas,” jelasnya.
Hingga saat ini, seluruh korban berjumlah delapan orang telah sukses dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·