Pergerakan harga komoditas dunia menunjukkan tren beragam pada penutupan perdagangan Rabu (15/4). Dengan batu bara menguat di tengah tensi geopolitik Timur Tengah, sementara minyak sawit (CPO), nikel, dan timah justru mengalami tekanan akibat aspek eksternal dan pelemahan pasar.
Batu Bara
Mengutip Tradingeconomics, nilai berjangka pengiriman batu bara termal dari Australia berada di atas USD 130 per ton pada bulan April, mempertahankan sebagian besar lonjakan dari bulan Maret lantaran pecahnya perang di Timur Tengah memicu kekurangan komoditas energi, nan menguntungkan pengganti batu bara.
CPO
Sementara itu, berasas info Tradingeconomics, nilai minyak sawit berjangka Malaysia tetap di bawah MYR 4.500 per ton, memperpanjang kerugian baru-baru ini dan berada di dekat level terendah lima minggu. Harga tertekan oleh penguatan ringgit dan pelemahan minyak nabati saingan di pasar Dalian.
Nikel
Harga nikel terpantau mengalami penurunan pada penutupan perdagangan Rabu (15/4). Harga nikel berasas London Metal Exchange (LME) turun 0,40 persen menjadi USD 18.133 per ton.
Timah
Harga timah juga turun pada penutupan perdagangan Rabu. Harga timah berasas situs London Metal Exchange (LME) turun 1,44 persen dan berada di USD 49.606 per ton.
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·