Feby Novalius
, Jurnalis-Senin, 20 April 2026 |15:35 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka kesempatan penyesuaian nilai bahan bakar minyak. (Foto: Okezone.com/IMG)
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka kesempatan penyesuaian nilai bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi tahap kedua setelah kenaikan pada Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex beberapa waktu lalu.
Bahlil menjelaskan bahwa nilai BBM nonsubsidi tidak diatur secara tetap oleh pemerintah, melainkan mengikuti dinamika dan volatilitas nilai minyak dunia. Karena itu, ketika nilai minyak dunia meningkat, nilai BBM nonsubsidi juga berpotensi ikut mengalami penyesuaian.
"Saya katakan bahwa untuk BBM nonsubsidi itu ada penyesuaian harga, tahap pertama sekarang. Tahap berikutnya kita lihat kelak (harga minyak dunia), jika harganya turun ya tidak naik. Tetapi jika nilai naik, mungkin bakal ada penyesuaian," ujarnya saat ditemui usai konvensi pers di Kantor Kementerian ESDM, Senin (20/4/2026).
Pada kesempatan itu, Bahlil juga mengimbau masyarakat untuk tidak serta-merta beranjak menggunakan BBM subsidi ketika nilai BBM nonsubsidi mengalami kenaikan. Sebab, BBM subsidi diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
"BBM subsidi itu untuk saudara-saudara kita nan berhak. Kalau model seperti saya, Dirjen, lantaran nilai BBM RON 98 naik lampau tiba-tiba ke subsidi, itu kita mengambil kewenangan kerabat kita nan berkuasa menerima," lanjutnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·