Harga BBM Ditahan, Wamenkeu Ungkap Cara Jaga Defisit APBN Tidak Lebih 3%

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung memastikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tetap dijaga di bawah 3% meski nilai bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak naik. Berbagai langkah dilakukan untuk menekan defisit di tengah kenaikan nilai minyak dunia.

"Overall APBN kita tetap bisa kita jaga di bawah 3% defisitnya, dengan pertumbuhan ekonomi khususnya daya beli masyarakat tetap bisa terjaga," kata Juda dalam aktivitas Outlook Indonesia di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Juda menyebut lonjakan nilai minyak bumi bisa memicu potensi windfall revenue (pendapatan negara tak terduga) bagi Indonesia, terutama dari sektor hulu migas dan batu bara. Potensi itu bisa sebagai kompensasi di tengah pembengkakan subsidi BBM.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari sisi eksternal sebenarnya ada nature hacks ketika nilai minyak naik, harga-harga komoditas ekspor kita batu bara, CPO itu mengalami kenaikan. Jadi ada windfall revenue dari situ," ungkap Juda.

Selain itu, penerimaan pajak dari sumber lain juga bakal tetap digenjot. Sepanjang kuartal I-2026, penerimaan pajak tercatat terkumpul Rp 394,8 triliun alias naik 20,7% dibandingkan periode nan sama tahun lalu.

"Dengan Coretax dan sebagainya ini ada indikasi lebih bagus dibandingkan tahun lampau penerimaannya," imbuhnya.

Juda mengakui tidak naiknya nilai BBM subsidi bakal membikin shopping subsidi naik. Cara mengelolanya, pemerintah melakukan efisiensi anggaran agar shopping negara lebih efisien.

"Kita kelola agar shopping nan lain lebih efisien, tetapi tetap efektif untuk mendorong program prioritas. Ada ruang-ruang untuk efisiensi," imbuhnya.

Outlook Indonesia dipersembahkan oleh Komisi XI DPR RI berbareng detikcom didukung oleh Danantara Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan, Otoritas Jasa Keuangan, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Simak juga Video Purbaya Jamin Harga BBM Subsidi Tak Naik: Uang Kita Banyak, Beunghar

(aid/fdl)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance