Kecelakaan maut terjadi antara KA Argo Bromo dan KRL Cikarang Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4). KA Argo Bromo menabrak KRL dari belakang hingga lokomotifnya menembus gerbong-gerbong KRL.
Kejadian bermulai dari sebuah taksi Green SM tertabrak sebuah KRL (bukan nan ditabrak KA) di perlintasan sebidang di dekat Stasiun Bekasi Timur arah Bulak Kapal. Akibat kejadian pertama itu, KRL nan menjadi korban kudu berakhir dan akhirnya tertabrak KA Argo Bromo.
Pihak perusahaan taksi itu pun menanggapi kejadian nan menewaskan tujuh orang itu. Mereka menyebut mendukung penuh upaya investigasi.
"Green SM Indonesia meletakkan perhatian penuh pada terjadinya kejadian di area perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026, nan melibatkan satu kendaraan Green SM dan kereta nan melintas," ucap pihak Green SM dalam akun IG @id.greensm, Senin (27/4).
"Kami telah menyampaikan info nan relevan kepada pihak berkuasa serta mendukung penuh proses investigasi nan sedang berlangsung," tambahnya.
Green SM mengatakan, keselamatan adalah prioritas utama mereka.
"Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan nan tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan jasa secara berkelanjutan,' tambahnya.
"Kami bakal terus menyampaikan perkembangan terbaru seiring dengan tersedianya info nan telah terverifikasi," tandasnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·