Google Mau Investasi Rp 690 Triliun ke Anthropic yang Bikin AI Claude

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Ilustrasi Anthropic. Foto: PJ McDonnell/Shutterstock

Google berencana menginvestasikan 40 miliar dolar AS (sekitar Rp 690 triliun) ke perusahaan Anthropic, nan mengembangkan AI Claude, menurut laporan Bloomberg. Dana 10 miliar dolar AS (sekitar Rp 172 triliun) bakal diinvestasikan sekarang, dengan valuasi Anthropic sebesar 350 miliar dolar AS, dan 30 miliar dolar AS (Rp 517 triliun) berikutnya menyusul jika Anthropic mencapai sasaran keahlian tertentu.

Janji investasi ini muncul setelah Anthropic merilis model terbarunya, Mythos, kepada pengguna terbatas. Mythos merupakan model AI terkuat mereka dan mempunyai support keamanan siber nan signifikan.

Anthropic telah bekerja sama dengan sejumlah organisasi terpilih untuk mengevaluasi dan mengatasi akibat model AI Mythos. Skala operasional Anthropic untuk mengembangkan Mythos ini sangat besar, dan tentu memerlukan biaya sangat mahal.

Persaingan teknologi AI saat ini, makin ditentukan pada akses daya komputasi nan dibutuhkan untuk melatih dan menerapkan sistem-sistemnya. Semakin kuat komputasi AI, maka daya daya nan dibutuhkan kudu makin besar.

OpenAI, nan mengembangkan AI ChatGPT, sangat garang mengamankan kapabilitas daya komputasi melalui serangkaian kesepakatan berbobot ratusan miliar dolar AS dengan penyedia jasa cloud, pemasok chip, dan sektor energi.

Anthropic sendiri terus berjuang mengamankan daya komputasi untuk menjalankan AI Claude. Perusahaan menghadapi banyak keluhan tentang batas penggunaan Claude dalam beberapa pekan terakhir, dan berupaya menangani komplain itu dengan melakukan kesepakatan infrastruktur.

CEO Anthropic, Dario Amodei. Foto: Ludovic Marin/AFP

Awal bulan April 2026, Anthropic mencapai kesepakatan dengan penyedia komputasi awan CoreWeave untuk peningkatan kapabilitas pusat data. Minggu ini juga, perusahaan mengamankan investasi tambahan 5 miliar dolar AS dari Amazon, sebagai bagian dari perjanjian luas di mana Anthropic diperkirakan menghabiskan hingga 100 miliar untuk sekitar 5 gigawatt kapabilitas komputasi dari waktu ke waktu.

Meskipun Google mempunyai Gemini nan merupakan pesaing langsung model AI Claude, Google juga merupakan pemasok prasarana utama bagi Anthropic. Anthropic sangat berjuntai pada Google Cloud untuk chip dan infrastruktur, termasuk akses ke Tensor Processing Unit (atau TPU) Google, nan merupakan chip unik nan dirancang untuk beban kerja AI dan dianggap sebagai salah satu pengganti terbaik dari prosesor AI Nvidia nan tetap memimpin pasar.

Awal bulan April 2026, Anthropic mengumumkan kemitraan dengan Google dan kreator chip Broadcom, nan merancang chip AI unik untuk Google, untuk mengakses kapabilitas komputasi berbasis TPU hingga beberapa gigawatt mulai tahun 2027; pengajuan sekuritas Broadcom selanjutnya menyebut nomor tersebut sebesar 3,5 gigawatt.

Ilustrasi chatbot AI Google Gemini. Foto: Shutterstock

Investasi baru Google ini memperluas kesepakatan tersebut, dengan Google Cloud sekarang menyediakan kapabilitas baru sebesar 5 gigawatt selama lima tahun ke depan, dengan ruang untuk peningkatan lebih lanjut.

Valuasi Anthropic telah mencapai 350 miliar dolar AS pada Februari 2026, menurut Bloomberg. Para penanammodal sejak saat itu sangat mau mengambil untung dari berinvestasi ke Anthropic nan diharapkan bisa meroket valuasinya ke 800 miliar dolar AS alias lebih. Anthropic juga dilaporkan sedang mempertimbangkan IPO paling sigap pada Oktober 2026.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan