Fakta-fakta OTT Bupati Tulungagung Soal Dugaan Pemerasan

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
Daftar Isi

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Jumat (10/4).

Gatut ditangkap berbareng belasan orang lain dan telah dibawa ke Jakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut pada Sabtu (11/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut fakta-fakta OTT Bupati Tulungagung.

1. Total 18 orang ditangkap

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan total ada 18 orang nan ditangkap dalam OTT pada Jumat (10/4) malam. Sebanyak 13 di antaranya telah dilakukan pemeriksaan lanjutan di Jakarta.

"Tiga belas orang diantaranya dibawa ke Jakarta hari ini secara bertahap. Tahap pertama, Bupati, sudah tiba pagi ini. Kemudian siang ini, tahap kedua tim membawa sebelas orang, dan tahap ketiga membawa satu orang," ujarnya pada Sabtu (11/4).

Mereka nan dibawa ke Jakarta antara lain 12 orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung dan 1 orang merupakan pihak lainnya.

2. Sita sejumlah duit tunai

Dalam OTT ini, KPK menyita sejumlah duit tunai mengenai Gatut. KPK menduga Gatut menerima sejumlah duit dengan cara-cara melawan hukum.

"Selain mengamankan para pihak, dalam aktivitas ini Tim juga mengamankan peralatan bukti di antaranya dalam corak duit tunai," ujar Budi.

"Dugaan penerimaan nan dilakukan oleh penyelenggara negara, dengan cara-cara melawan hukum," ujar Budi.


3. Adik Gatut ikut terjaring

Adik Gatut, ialah personil DPRD Tulungagung Jatmiko, turut diamankan dalam operasi tangkap tangan KPK. Ia juga dibawa ke Jakarta untuk diperiksa.

"Benar (satu pihak lainnya nan ikut dibawa ke Jakarta adalah adik Bupati)," ujar Budi kepada wartawan, Sabtu (11/4).


4. Ditetapkan tersangka

Terkini, KPK telah menetapkan Gatut dan ajudan bupati Dwi Yoga Ambal alias YOG sebagai tersangka mengenai pemerasan pejabat di Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Keduanya langsung ditahan untuk 20 hari pertama.

KPK mengamankan peralatan bukti pemerasan sejumlah sepatu mewah hingga duit senilai ratusan juta rupiah dari operasi ini.

"Dari aktivitas penyelidikan tertutup ini, tim juga mengamankan peralatan bukti dalam corak dokumen, Barang Bukti Elektronik (BBE), beberapa pasang sepatu merek Louis Vuitton, serta duit tunai senilai Rp 335,4 juta," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu saat konvensi pers di KPK, Jakarta, Sabtu (11/4), seperti dikutip dari Detik.

Adapun sepatu LV nan dibeli dari hasil pemerasan ialah berjumlah 4 pasang. Asep mengatakan Gatut diduga telah menerima Rp2,7 miliar dari pemerasan nan dilakukan. Sementara itu, total Rp5 miliar diperas Gatut dari para pejabatnya.

(blq/end)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional