Fairuz A. Rafiq Ungkap Alasan Comeback ke Layar Lebar Setelah 6 Tahun

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Fairuz A. Rafiq di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Dunia seni peran tanah air kembali menyambut kehadiran Fairuz A. Rafiq, setelah enam tahun vakum. Istri Sonny Septian ini memutuskan kembali berakting lewat film Keluarga Suami Adalah Hama.

Fairuz mengaku bahwa masa vakum nan cukup lama membuatnya kangen mengasah keahlian beraktingnya.

"Ya pastinya butuh untuk kayak seumpama pisau tuh kudu diasah lagi lah gitu. Jadi kudu banyak belajar lagi," ungkap Fairuz di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (24/4).

Fairuz A. Rafiq di Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (24/4/2026). Foto: Vincentius Mario/kumparan

Keinginan untuk belajar kembali ini semakin kuat saat dia mengetahui jejeran pemain nan terlibat dalam proyek besutan sutradara Anggy Umbara ini.

Salah satu nan membuatnya percaya adalah kehadiran Raihaanun sebagai pemeran utama. Fairuz merasa tertantang memberi performa terbaik saat bersanding dengan tokoh berkelas.

"Apalagi nan tadi sempat saya bilang, saya tahu musuh mainnya Raihaanun, ibaratnya di movie tuh sudah ini banget gitu, itu juga salah satu kayak, 'Ah, gue kudu bagus nih mainnya', gitu," tutur Fairuz.

Fairuz merasa kudu memberikan nan terbaik agar mengimbangi kualitas akting musuh mainnya.

"Observasi juga pastinya tentang peran saya ini, mendekati karakter orang nan seperti apa. Karakternya itu sama kehidupan sehari-hari itu jauh berbeda," jelas Fairuz.

instagram embed

Selama reading, Fairuz kudu menghafal dan membiasakan diri dengan diksi alias kata-kata nan belum pernah dia gunakan sebelumnya.

"Makanya kudu banyak kata-kata nan memang kudu saya pelajari saat kemarin reading gitu," ujar Fairuz.

Film Keluarga Suami Adalah Hama diproduksi Umbara Brothers Film dan VMS Studio. Ceritanya berfokus soal Intan (Raihaanun) nan rumah tangganya acak-acakan lantaran kombinasi tangan dari family suaminya, Damar (Omar Daniel).

Isu ini dirasa Fairuz sangat dekat dengan realita banyak orang di Indonesia.

Fairuz menyebut movie nan tayang 21 Mei 2026 ini bukan bermaksud untuk menakut-nakuti orang bakal pernikahan. Sebaliknya, dia mau movie ini menjadi media edukasi.

"Film bukan untuk ditakuti, tapi sebenarnya untuk ditonton agar kita bisa tahu nih gimana langkah mengatasi dan enggak terjadi seperti itu," tutup Fairuz.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan