Kinerja ekspor kendaraan buatan Indonesia menunjukkan tren positif sepanjang tahun lalu. Di tengah beragam tantangan ekonomi global, capaian pengiriman mobil utuh alias completely built up (CBU) justru mencetak capaian nan gemilang.
Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Putu Juli Ardika mengungkapkan, total ekspor kendaraan CBU tahun lampau mencapai 518.212 unit. Angka tersebut tumbuh 9,75 persen dibandingkan 2024 nan berada di level 479.424 unit.
"Di tahun 2025 kita sukses mencetak rekor tertinggi sepanjang masa industri otomotif nasional. Sekiranya ekspor kita telah menjadi pilar utama pertumbuhan industri nasional termasuk di sektor kendaraan niaga nan memberikan kontribusi strategis," kata Putu membuka pameran Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (8/4).
Tak hanya dari sisi volume, jangkauan pasar juga semakin luas. Sepanjang 2025, kendaraan produksi dalam negeri telah dikirim ke 93 negara tujuan, mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu pedoman produksi otomotif untuk ekspor.
Adapun menurut Putu, kontribusi kendaraan komersial juga menjadi bagian krusial dalam pertumbuhan tersebut. Selain menopang pengedaran logistik domestik, segmen ini dinilai mempunyai peran strategis dalam memperkuat daya saing industri nasional di pasar global.
"Sektor kendaraan komersial sendiri menyumbangkan 20.326 unit dari total tersebut. Hal ini membutikan bahwa kualitas produksi kendaraan komersial Indonesia telah diakui dan menjadi andalan. Capaian positif ekspor ini menjadi bukti nyata bahwa industri otomotif kita memenuhi standar dunia," lanjutnya.
Di sisi lain, kapabilitas produksi otomotif nasional juga terus berkembang. Sepanjang 2025, total produksi kendaraan roda empat mencapai sekitar 1,2 juta unit. Ke depan, Gaikindo optimistis nomor tersebut tetap dapat dioptimalkan hingga melampaui 2 juta unit per tahun, seiring dengan meningkatnya permintaan ekspor.
Dalam konteks itu, penyelenggaraan GIICOMVEC 2026 menurut Putu inilai menjadi momentum penting. Pameran nan berfokus pada kendaraan komersial ini tak hanya menjadi arena unjuk produk, tetapi juga diharapkan bisa mempertemukan pelaku industri dengan calon pembeli dari dalam maupun luar negeri.
“GIICOMVEC kami rancang sebagai arena solusi kendaraan komersial sekaligus kesempatan upaya dalam satu tempat. Kami berambisi kehadiran mitra internasional dapat membuka jalan lebih luas bagi produk Indonesia di pasar global,” kata Putu.
Melalui pameran tersebut pula Gaikindo juga menggandeng beragam asosiasi terkait, mulai dari sektor logistik, karoseri, hingga rantai pendingin, guna memperkuat ekosistem industri kendaraan komersial nasional.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·