Jakarta -
Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta. Dudung mengaku dipanggil Prabowo untuk memberikan sejumlah masukan mengenai perkembangan rumor pertahanan nasional dan internasional.
Pantauan detikcom, Selasa (21/4/2026), Dudung tiba di pilar dekat Istana Negara pada pukul 14.32 WIB. Dudung mengatakan dirinya dipanggil untuk menghadap ke Istana sejak semalam.
"Oh semalam ditelepon oleh ajudan, 'Bapak menghadap Bapak Presiden jam 3 sore ini'," kata Dudung setiba di Istana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dudung enggan membeberkan topik pembahasan rapat secara spesifik. Dia mengatakan dirinya hanya bakal diminta masukan mengenai rumor pertahanan nasional dan internasional.
"Oh saya belum tahu, saya kan penasihat presiden tentunya mungkin ada hal-hal nan beliau minta saran, masukan. Biasanya beliau kan suka minta saran masukan dari kita sebagai penasihat. Nasional dan internasional," ujarnya.
Dudung juga ditanya mengenai pandangan Prabowo mengenai pembentukan Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama alias Major Defense Cooperation Partnership (MDCP) nan diteken Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth beberapa waktu lalu. Dia mengaku bakal menanyakan itu kepada Prabowo dalam rapat tersebut.
"Itu kan sudah lama juga dan ini kelihatannya bakal terus dilanjutkan kerja sama kita dengan Amerika. Tetapi hal-hal nan prinsip, saya rasa beliau kelak lebih tahu lah. Saya juga kelak bakal bertanya kepada beliau, ya," katanya.
(fca/azh)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·