Komunikasi pilot pesawat umumnya menggunakan gelombang radio kontrol lampau lintas udara (ATC) di airport untuk menyampaikan hal-hal krusial mengenai penerbangan.
Namun, kejadian di Amerika Serikat (AS) ini di luar kelaziman lantaran pilot terdengar menirukan bunyi kucing dan anjing.
"Meong… meong," ujar seorang pilot.
Pilot lain di gelombang nan sama menyahut, "Guk… guk!"
Belum diketahui dari maskapai mana kedua pilot itu bekerja. nan jelas, perilaku mereka membikin otoritas penerbangan sipil AS, Federal Aviation Administration (FAA), turun tangan menyelidiki.
Mengutip ABC News, bunyi mengeong tersebut terdengar melalui gelombang ATC di Bandara Nasional Ronald Reagan Washington pada 12 April. Rekaman audio itu direkam dan diperoleh dari ATC.com.
Pilot nan menirukan bunyi kucing itu ditegur oleh seseorang di gelombang nan sama—diduga petugas ATC—dengan mengatakan, "Kalian kudu bersikap seperti pilot profesional."
Teguran itu justru dibalas dengan bunyi meong dan gonggongan.
Respons para pilot tersebut membikin penegur kesal. Ia pun kembali berujar, "Pantas saja kalian tetap menerbangkan RJ."
RJ berfaedah pesawat jet regional. Banyak pilot di awal pekerjaan memulai dengan menerbangkan pesawat untuk maskapai regional.
FAA langsung turun tangan menyelidiki peristiwa nan rekamannya viral tersebut.
Dalam pernyataan nan dilansir NBC Washington, FAA menyatakan: "FAA melarang pilot melakukan percakapan nan tidak krusial saat berada di bawah ketinggian 10.000 kaki. Percakapan kudu berangkaian dengan pengoperasian pesawat nan aman. FAA menyelidiki setiap situasi nan diduga melibatkan pelanggaran oleh pilot."
Praktisi penerbangan di AS pun terbelah menyikapi peristiwa ini. Sebagian menilai gelombang komunikasi kudu dijaga kesakralannya, sementara nan lain beranggapan sedikit kelakar dapat membantu meredakan ketegangan.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·