Dorong Pengelolaan Lingkungan, Ini Sederet Inovasi KPI RU III Plaju

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Kilang Pertamina Internasional/Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju (RU III Plaju) melakukan inisiasi penemuan sosial berjulukan Belida Musi Lestari: Berdikari, ialah penemuan berupa model ekosistem budidaya perikanan berdikari.

Belida Musi Lestari: Berdikari merupakan respons atas praktik budidaya perikanan tidak berkepanjangan dan kurang optimal, ditambah ancaman kepunahan ikan endemik belida akibat maraknya illegal fishing nan memicu degradasi ekosistem serius di sekitar sungai.

Program ini dijalankan melalui lima pilar, ialah pertama, Berdikari Benih untuk memastikan kesiapan bibit ikan secara berdikari melalui pemijahan alami dan buatan. Kedua, Berdikari Proses nan menekankan pada tata kelola budidaya nan efisien. Ketiga, Berdikari Pakan nan mengimplementasikan penemuan pengolahan pakan berdikari dari sampah rumah tangga dan pasar untuk menekan biaya produksi.

Foto: Dok Pertamina Patra Niaga Refinery Unit III Plaju (RU III Plaju)

Keempat, Berdikari Produk nan merupakan hilirisasi perikanan dengan diversifikasi produk berbobot tambah. Kelima, Berdikari Pengetahuan nan konsentrasi pada transfer pengetahuan pengetahuan sebagai fondasi dan upaya keberlanjutan.

Program nan melibatkan 307 masyarakat dari 8 kategori golongan rentan ini sukses meningkatkan skala upaya perikanan dan mengembangkan learning center perikanan terintegrasi. Secara finansial, program ini meningkatkan hasil penjualan ikan hingga 809% alias sekitar Rp760 juta.

Dari sisi lingkungan, program ini sukses menjawab tantangan limbah dengan mengolah 36 ton sampah makanan menjadi pakan ikan alias pellet food waste. Program ini memunculkan pemanfaatan sampah palet plastik dari kilang menjadi tembok kolam perikanan melalui penemuan "Eco Aquatic Block" nan telah mendapatkan sertifikat paten dan membantu mengurangi longsor tembok kolam perikanan.

Adapun dari sisi pelestarian, program Belida Musi Lestari: Berdikari sukses mengonservasi empat jenis ikan belida unik Sumatera Selatan nan nyaris punah. Sementara itu, dari sisi keberlanjutan, program ini juga melahirkan 30 pusat pembelajaran masyarakat nan dilengkapi dengan 2 model pembelajaran dan 18 kelas edukasi perikanan.

Inovasi lainnya adalah  Integrated Multi Tropic Aquaculture (IMTA) nan turut menekan penggunaan air dan meningkatkan perbaikan kualitas air. Sistem ini merupakan metode budidaya perikanan berkepanjangan dengan pendekatan Bio-Treatment, nan mengedepankan prinsip ekonomi sirkular, dengan memanfaatkan limbah non-B3 dari kilang sebagai material IMTA untuk mengubah limbah menjadi sumber daya baru.

Sistem IMTA meningkatkan produktivitas masyarakat pembudidaya dari satu komoditas menjadi tiga komoditas, ialah ikan konsumsi, cacing sutera, dan indigofera. Pendekatan multi-tropik ini terbukti lebih efisien dibandingkan sistem mono-tropik konvensional, sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem perairan.

Selain itu, penemuan Alat Kondensasi Ikan Asap Ramah Lingkungan nan bisa meningkatkan produktivitas upaya ikan asap dengan lebih ramah lingkungan. Inovasi pertama di Sumatera Selatan ini mengoptimalkan panas melalui perangkap sehingga tidak ada asap terbuang dan mempercepat proses pengasapan sekaligus ramah lingkungan. Asap tersebut kemudian diolah menjadi asap cair melalui proses kondensasi.

Adapun untuk dampaknya masyarakat di sekitar tempat produksi ikan asap tidak lagi terganggu dengan polusi udara nan ditimbulkan dari proses pengasapan ikan. Hal ini dapat menjaga pengharmonisan antara UMKM dan masyarakat.

Atas beragam penemuan tersebut, RU III Plaju meraih penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dengan ranking Emas. Penghargaan ini diberikan sebagai corak apresiasi atas komitmen perusahaan dalam pengelolaan lingkungan nan berkelanjutan.

Sebagai informasi, penghargaan PROPER rutin digelar sebagai upaya untuk meningkatkan ketaatan perusahaan terhadap peraturan lingkungan hidup. Penghargaan tersebut diberikan dengan menggunakan sejumlah parameter. PROPER merupakan program pengungkapan publik untuk penilaian lingkungan hidup.

(rah/rah)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News