Detik-Detik Lokomotif Argo Bromo Berhasil Dilepas dari Rangkaian KRL

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Proses pemindahan kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, tetap terus dilakukan hingga Selasa (28/4) pagi.

Pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, gerbong lokomotif Argo Bromo nan sebelumnya masuk ke dalam rangkaian KRL, berhasil dipisahkan, pada pukul 08.15 WIB.

Terlihat rangkaian KA Argo Bromo terlihat ditarik mundur keluar dari badan kereta KRL. Sebelumnya sebagian lokomotif Argo Bromo menerobos gerbong paling belakang KRL hingga ringsek dan membikin sejumlah penumpang terjepit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendati demikian kedua rangkaian kereta tetap berada di Stasiun Bekasi Timur dan sedang dalam pengecekan petugas.

Terlihat serpihan-serpihan kereta berceceran di sekitar rel. Kini Rangkaian Argo Bromo telah ditarik keluar dari Stasiun Bekasi Timur.

Di sisi lain, tim campuran juga terlihat mengevakuasi dua kantong jenazah dari gerbong KRL. Salah satu kantong jenazah telah dievakuasi dengan ambulans sementara satu lainnya tetap berada di area peron stasiun.

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menyebut korban tewas bertambah jadi tujuh orang. Sementara korban luka tercatat sebanyak 81 orang.

Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba mengatakan sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) alias KAI memastikan seluruh korban dalam kejadian tersebut mendapatkan penanganan maksimal.

Korban luka telah mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

"KAI menegaskan seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal bumi ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan perusahaan," ujar Anne.

Anne menjelaskan proses pemindahan berjalan cukup lama lantaran adanya korban nan tetap hidup dan memerlukan penanganan secara hati-hati. Tim medis, Basarnas, hingga tim KAI terus melakukan upaya pertolongan di letak kejadian.

Selain itu, KAI juga menyiapkan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu family memperoleh info mengenai penumpang.

Untuk sementara waktu, kata Anne, Stasiun Bekasi Timur tidak melayani naik dan turun penumpang, sementara perjalanan KRL hanya dilayani hingga Stasiun Bekasi.

"Kami menyampaikan duka cita nan mendalam atas kejadian ini serta permohonan maaf kepada seluruh pelanggan. Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik dan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar proses penanganan melangkah dengan baik," tutur dia.

Untuk info lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI 121 alias kanal resmi perusahaan.

(tfq/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional