Bagi orang tua nan keduanya bekerja, daycare kerap menjadi pilihan mereka untuk 'menitipkan' anaknya. Terlebih dengan angan sang anak bisa mengisi waktu sembari bermain berbareng kawan hingga belajar bersama.
Namun, tak jarang kasus kekerasan terhadap anak di daycare kerap kita temui. Salah satu nan kasusnya sekarang tengah disorot adalah kekerasan di Daycare Little Aresha di Umbulharjo, Kota Yogyakarta. Polisi menggerebek daycare tersebut pada Jumat (24/4) lampau lantaran dugaan adanya penyiksaan dan penelantaran anak.
Sebanyak 53 anak diduga menjadi korban kekerasan. Sebanyak 13 orang, termasuk kepala yayasan, kepala sekolah, dan 11 pengasuh, juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Lantas, ada berapa banyak daycare setiap provinsi? Berapa jumlah pembimbing dan anak-anak di daycare nan tersebar di seluruh provinsi di Indonesia?
Ada 2.593 Daycare Berizin di Indonesia
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mempunyai info Taman Penitipan Anak (TPA) alias dikenal juga dengan daycare. Data tersebut tersedia di website Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikdasmen. TPA ini bukanlah sekadar tempat nitip anak, tapi kudu ada unsur stimulasi perkembangan anak hingga aktivitas pembelajaran sederhana (PAUD).
Daycare di Indonesia pun terbagi menjadi dua status. Ada nan negeri, ada pula nan swasta. Namun, jumlah daycare negeri hanya hitungan jari saja. Mayoritas kepemilikan daycare di Indonesia dimiliki oleh swasta.
Jumlah daycare di Indonesia dari tahun ke tahun pun mengalami nomor nan cukup fluktuatif. Pada 2021 jumlah daycare mencapai nomor 2.864. Terus mengalami penurunan pada tahun selanjutnya. Saat ini jumlah daycare di Indonesia dilaporkan mencapai 2.593.
Sementara itu, jika dilihat dari status daycare di Indonesia, rupanya hanya ada 30 daycare nan dikelola oleh negara alias mempunyai status negeri. Sementara, sebanyak 2.563 daycare dimiliki oleh swasta.
Paling Banyak di Jawa Tengah
Jumlah daycare terbanyak di Indonesia ada di Provinsi Jawa Tengah dengan total 559 daycare. Dari total daycare tersebut, seluruhnya dimiliki oleh swasta. Tak ada satu pun nan dimiliki oleh negara.
Sementara itu, posisi kedua terbanyak ada di Jawa Timur dengan jumlah daycare sebanyak 429. Daycare swasta ada sebanyak 427, sedangkan daycare negeri hanya ada 2.
Wilayah Yogyakarta menempati posisi ketiga daycare terbanyak di Indonesia dengan jumlah 217 nan semuanya juga dimiliki oleh swasta. Kemudian, ada Provinsi Jawa Barat di posisi keempat dengan jumlah daycare sebanyak 157. Daycare di Jabar juga seluruhnya dimiliki swasta.
Banyaknya daycare di Indonesia memang terpusat di Pulau Jawa. Sementara, sisanya tersebar di Kalimantan hingga Sumatera.
Perbandingan Jumlah Peserta Didik dan Guru Daycare
Banyaknya jumlah daycare di Jawa Tengah diikuti dengan peserta didik nan juga banyak. Per semester 2025/2026 genap, jumlah peserta didik di daycare nan berada di Jateng mencapai 12.862. Namun, jumlah pembimbing daycare di wilayah tersebut hanya mencapai 1.353.
Berdasarkan National Association for Education of Young Children (NAEYC), rasio antara pembimbing dan siswa nan ideal dalam satu golongan dengan jumlah 12 balita (toddlers) kudu ada 2 orang dewasa alias pembimbing nan menemani. Setiap pembimbing bertanggung jawab atas 6 balita. Sementara, untuk bayi, Satu pembimbing disarankan bertanggung jawab setidaknya terhadap 3 sampai 4 bayi.
Provinsi Jawa Timur jumlah peserta didik di daycare mencapai 6.742 orang dengan jumlah pembimbing sebanyak 929. Kemudian, di wilayah Yogyakarta jumlah peserta didik di daycare berada di nomor 5.321 dengan jumlah pembimbing nan hanya 756 orang.
Kemudian, Provinsi Jawa Barat jumlah peserta didik di daycare mencapai 2.985 orang dengan jumlah pembimbing hanya mencapai 485 orang. Posisi kelima jumlah peserta didik terbanyak ada di Aceh dengan jumlah 2.227 dan jumlah pembimbing sebanyak 231 orang.
Sebaran Daycare di Jabodetabek
Jakarta menjadi wilayah di Jabodetabek nan paling banyak mempunyai daycare mencapai 54 lokasi. Sebanyak 22 daycare dikelola oleh negara, sementara 32 daycare dikelola swasta.
Sementara itu, wilayah Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi tidak mempunyai sama sekali daycare negeri. Semua daycare nan berada di wilayah tersebut merupakan milik swasta. Dengan kata lain, hanya Jakarta nan mempunyai daycare.
Depok mempunyai setidaknya 23 daycare nan semuanya dimiliki oleh swasta. Begitu juga dengan Kabupaten Bekasi nan mempunyai 20 daycare dan semuanya dikelola swasta.
Jumlah peserta didik daycare di Jakarta juga paling banyak di antara wilayah di Jabodetabek nan mencapai 1.100 orang. Meski begitu, jumlah pembimbing daycare di Jakarta hanya berada di nomor 124 orang.
Posisi kedua terbanyak berada di Kabupaten Bekasi dengan jumlah peserta didik mencapai 322 orang dan hanya ada 45 guru. Disusul dengan Depok dengan jumlah peserta didik mencapai 224 orang. Akan tetapi, jumlah pembimbing daycare di Depok lebih banyak daripada Kabupaten Bekasi, ialah sebanyak 91 orang.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·