Jakarta -
Plt Sekretaris Jenderal MPR RI Siti Fauziah menegaskan para peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 adalah calon pemimpin bangsa 15-20 tahun mendatang. Hal itu dia sampaikan saat membuka seleksi LCC tingkat Provinsi Lampung di Hotel Radisson Lampung Kedaton, Sabtu (18/4).
Seleksi ini diikuti sembilan sekolah terbaik hasil kurasi dari 107 sekolah di kabupaten/kota se-Lampung. Turut datang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico beserta jejeran Sekretariat Jenderal MPR RI.
Dengan membuka sapaan 'Tabik Pun', Siti Fauziah menyebut semboyan 'Sai Bumi Ruwa Jurai' sebagai gambaran semangat Lampung dalam menyelenggarakan LCC secara suportif dan solid. Ia menekankan pentingnya menjaga sportivitas di tengah persaingan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menekankan agar para peserta tetap menjaga persatuan dan persahabatan di tengah persaingan, serta tidak saling merendahkan antar sesama peserta, lantaran mereka semua berasosiasi mewakili Lampung.
"Saya juga berterima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung beserta jajarannya atas support dan kerja sama ini dalam membangun generasi muda nan berkarakter," tutur Siti Fauziah dalam keterangannya, Sabtu (18/4/2026).
Perempuan pertama nan menjabat sebagai Sekjen MPR RI ini juga menyemangati para peserta untuk menunjukkan keahlian terbaik mereka, lantaran merekalah nan bakal memimpin bangsa di masa depan.
"Karena adik-adik ini, 15-20 tahun mendatang adalah pemimpin bangsa ini. Benar tidak? Siapa nan mau jadi Presiden? Jadi Menteri? Jadi personil MPR? Banyak kan. Jadi saya mengucapkan kepada adik-adik semua, selamat berkompetisi! Tunjukkan keahlian terbaik," tutur Siti Fauziah nan juga berdarah Lampung.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico menegaskan arena ini bukan sekadar kompetisi, melainkan strategi memperkuat nasionalisme generasi muda.
"Ini bukan sekadar kompetisi, tapi gimana anak-anak kita merasakan cinta tanah air, organisasi, dan gimana ke depan kita mendorong anak-anak kita agar dengan jiwa, semangat, hati, dan rasa kebanggaan dalam rangka menjaga kehidupan berbangsa ini," ujarnya.
Thomas menyebut LCC Empat Pilar merupakan aktivitas pendidikan kebangsaan nan strategis untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika kepada generasi muda, sekaligus bagian dari persiapan menyambut Indonesia Emas 2045.
"Lomba ini tidak hanya sekadar untuk meraih kemenangan, namun mewujudkan generasi muda nan memahami kewenangan dan tanggungjawab sebagai penduduk negara. Saya berambisi melalui arena ini lahir siswa-siswi terbaik nan menjadi teladan kebangsaan, menginspirasi rekan sebaya, sekaligus menjadi kebanggaan wilayah menuju langkah maju, menuju Indonesia Emas 2045," tandasnya.
Sehari sebelum lomba, seluruh peserta mengikuti technical meeting nan mencakup pemaparan materi Empat Pilar MPR RI, penjelasan teknis lomba, dan pengundian peserta.
Adapun sembilan sekolah nan bertanding adalah SMAN 2 Kotabumi, SMK Negeri 1 Metro, SMA Hang Tuah, SMAS AL Kautsar, SMA Negeri 2 Bandar Lampung, SMAN 12 Bandar Lampung, SMAN 1 Gadingrejo, SMA Negeri 1 Bangunrejo, dan SMAN 01 Tumijajar. Pemenang dari Lampung selanjutnya bakal mewakili provinsi ini di tingkat nasional.
(anl/ega)
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·