:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559457/original/095509500_1776576201-1.jpg)
1/7
Pemandangan udara menunjukkan rumah-rumah nan sebagian terendam air laut akibat banjir pasang surut di sepanjang pantai selatan Laut Jawa di desa Timbulsloko, Demak, Jawa Tengah pada Sabtu 18 April 2026. Desa Timbulsloko di Sayung, Demak, Jawa Tengah kembali terendam banjir rob (pasang surut) ekstrem. (DEVI RAHMAN/AFP)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559458/original/003043200_1776576203-2.jpg)
1/7
Wilayah daratan nan dulunya mayoritas, sekarang menjadi lautan akibat penurunan tanah dan kenaikan muka air laut setinggi 25 cm per tahun. Tampak dalam foto, seorang wanita melangkah melintasi jembatan melewati rumah-rumah nan sebagian terendam air laut akibat banjir pasang di desa Timbulsloko, Demak, Jawa Tengah pada Sabtu 18 April 2026. (DEVI RAHMAN/AFP)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559459/original/013497200_1776576204-3.jpg)
1/7
Situasi ini sudah terjadi sejak 2014, wilayah nan dulunya pemukiman dan sawah sekarang berubah total menjadi perairan. Tampak dalam foto, seorang laki-laki bekerja di luar rumah nan sebagian terendam air laut akibat banjir pasang di desa Timbulsloko, Demak, Jawa Tengah pada Sabtu 18 April 2026. (DEVI RAHMAN/AFP)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559460/original/012277400_1776576205-4.jpg)
1/7
Penurunan tanah (land subsidence), kenaikan muka air laut akibat perubahan iklim, dan kurang maksimalnya mitigasi/infrastruktur pertahanan pesisir menjadi beberapa penyebab semakin tenggelamnya Desa Timbulsloko di Sayung, Demak, Jawa Tengah. Tampak dalam foto, pemandangan udara menunjukkan rumah-rumah nan sebagian terendam air laut akibat banjir pasang surut di sepanjang pantai selatan Laut Jawa di desa Timbulsloko, Demak, Jawa Tengah pada Sabtu 18 April 2026. (DEVI RAHMAN/AFP)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559461/original/013020600_1776576206-5.jpg)
1/7
Kondisi ini menjadi cermin nyata akibat krisis suasana dan penurunan tanah nan melanda pesisir utara Jawa Tengah, khususnya Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Tampak dalam foto, rumah-rumah tetap sebagian terendam air laut akibat banjir pasang di desa Timbulsloko, Demak, Jawa Tengah pada Sabtu 18 April 2026. (DEVI RAHMAN/AFP)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559462/original/099225900_1776576206-6.jpg)
1/7
Sebagian besar penduduk mengungsi meninggalkan rumah mereka lantaran rusak berat dan tenggelam. Tampak dalam foto, para model lokal nan mengenakan busana tradisional menunggu untuk menyeberangi jembatan nan menghubungkan rumah-rumah nan sebagian terendam air laut akibat banjir pasang di desa Timbulsloko, Demak, Jawa Tengah pada Sabtu 18 April 2026. (DEVI RAHMAN/AFP)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5559463/original/006127400_1776576208-7.jpg)
1/7
Sementara, penduduk nan memperkuat beradaptasi dengan meninggikan rumah, membangun jembatan kayu secara swadaya, alias mendirikan rumah panggung. Tampak dalam foto, seorang wanita melangkah melintasi jembatan melewati rumah-rumah nan sebagian terendam air laut akibat banjir pasang di desa Timbulsloko, Demak, Jawa Tengah pada Sabtu 18 April 2026. (DEVI RAHMAN/AFP)
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·