PT Bank Central Asia alias BCA Tbk menggelar myBCA Belitung Multisport Festival 2026 pada 25-26 April sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya sektor pariwisata dan UMKM di Belitung. Ajang ini diharapkan mempunyai multiplier effect alias pengaruh berganda melalui peningkatan kunjungan visitor dan okupansi hotel.
SVP Marketing Communication BCA, Adrian, mengatakan aktivitas ini bukan sekadar arena olahraga, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ekonomi wilayah melalui sport tourism. Menurutnya, tren industri olahraga dalam beberapa tahun terakhir terbukti berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kami percaya, aktivitas ini bukan hanya menjadi arena menyalurkan kegemaran berolahraga dan mempraktikkan style hidup sehat, melainkan juga semakin mendorong perekonomian lokal,” ujar Adrian dalam konvensi pers myBCA Belitung Multisport Festival 2026 di Hotel Sheraton, Belitung, (24/4).
Adrian menjelaskan Belitung dipilih lantaran mempunyai daya tarik alam nan kuat dan telah menjadi tuan rumah beragam arena olahraga bergengsi. Hal itu dinilai memperkuat posisi Belitung sebagai destinasi unggulan untuk sport tourism di Indonesia.
Festival olahraga nan digelar berbareng MANA Group ini diikuti lebih dari 1.000 peserta. Kegiatan mencakup beragam kategori, mulai dari triathlon jarak standar sebagai kategori utama, open water swim 2 km, lari 5K, 10K, half marathon 21K, hingga aktivitas ramah family seperti kids run dan fun run.
Rute lari dalam pagelaran ini dimulai dari area Sheraton Belitung menuju Pantai Tanjung Kelayang, lampau melintasi sejumlah destinasi ikonik seperti Tanjung Tinggi, Pantai Kelapa, hingga area Masjid Sijuk. Rute tersebut dirancang untuk menampilkan keelokan alam dan budaya Belitung kepada para peserta.
“Kami percaya, aktivitas ini bukan hanya menjadi arena menyalurkan kegemaran berolahraga dan style hidup sehat, melainkan juga semakin mendorong perekonomian lokal,” terang Adrian.
Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat mengatakan event olahraga myBCA Belitung Multisport Festival 2026 ini bisa meningkatkan kunjungan wisata dan menggerakkan sektor riil. Kehadiran peserta dan visitor berpotensi berakibat langsung pada tingkat kediaman hotel, okupansi penerbangan juga penjualan produk UMKM.
“Dari event ini saya meyakini dengan jumlah visitor nan ada, itu secara nominal ya, memang belum bisa kita data, tapi berasas indeks pengalaman saja, itu bisa di atas Rp 800 juta beredar duit nan ada dalam sehari, dua hari,” ungkap Djoni.
Sepanjang 2025, Belitung mencatat total kunjungan visitor sebanyak 29.941 orang, terdiri dari 28.165 visitor domestik dan 1.776 visitor mancanegara. Pada periode nan sama, ada sebanyak 7 gelaran olahraga dari total 69 agenda pariwisata nan digelar.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Provinsi Bangka Belitung mencapai 4,09 persen secara tahunan alias year on year (yoy) pada 2025, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 0,77 persen yoy. Peningkatan ini turut didorong oleh pemulihan sektor pariwisata dan aktivitas ekonomi daerah.
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·